Minimalisir Kemacetan, Warga Kota Yogyakarta Diminta Berdiam Diri di Rumah Selama Nataru
Lonjakan pelancong dipastikan bakal melanda Kota Yogyakarta selama libur Natal dan tahun baru (Nataru). Dengan prediksi angka kunjungan sampai
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lonjakan pelancong dipastikan bakal melanda Kota Yogyakarta selama libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Dengan prediksi angka kunjungan sampai menyentuh 3,6 juta sepanjang satu minggu ke depan, potensi kepadatan lalu lintas dan kekurangan lahan parkir pun tidak mungkin terhindarkan.
Menyikapi hal itu, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Yogyakarta, Taokhid, mengimbau, supaya masyarakat dapat menahan diri, untuk tidak bepergian dahulu.
Baca juga: BSI Bina Desa Samberembe Menjadi Mina Wisata Techno Park
Dalam artian penduduk lokal diminta memberi kesempatan kepada para pelancong dari berbagai daerah, agar makin leluasa berwisata di kota.
"Kami mengimbau selama Nataru masyarakat Kota Yogyakarta ngalah dulu, sama pelancong, wisatawan, duduk manis di rumah dulu," katanya, di sela agenda diskusi Obrolan YK, Kamis (22/12/2022) sore.
Hanya saja, ia dapat memahami, Pemkot tidak bisa sepenuhnya menahan laju mobilitas masyarakat pada momen Nataru nanti.
Namun, kalau memang terdapat keperluan mendesak, serta tidak dapat ditinggalkan, warga diminta menghindari penggunaan kendaraan roda empat, untuk meminimalisir kemacetan.
"Kalau misal mau bepergian, ya, tidak usah memakai kendaraan roda empat. Cukup pakai motor, sepeda, atau jalan kaki, malah lebih sehat," cetusnya.
"Bukan apa-apa, ini berkaitan sengan masalah parkir dan kepadatan lalu lintas. Kalau misal pakai sepeda, itu jauh lebih ringkas," tambah Taokhid. (aka)