Berita Gunungkidul Hari Ini
Lumbung Pangan Dibangun di Semin Gunungkidul, Olah Padi Hasil Panen
LPM jadi salah satu upaya pemerintah untuk menguatkan hasil pertanian, termasuk menjaga ketahanan pangan daerah.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) diresmikan di Pedukuhan Tegalsari, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, Gunungkidul .
Peresmiannya dilakukan pada Selasa (20/12/2022).
Lurah Semin, Tri Sutarno mengatakan (LPM) jadi sarana pengolahan padi hasil panen petani setempat.
"Ini juga salah satu upaya menekan anjloknya harga saat panen melimpah," jelas Tri.
Menurutnya, hasil panen padi biasanya dimanfaatkan warga untuk mencukupi kebutuhan sendiri.
Baca juga: Bupati Gunungkidul Harapkan IKG Ikut Membangun Bumi Handayani
Namun saat panen raya, hasilnya terbilang surplus bahkan melimpah.
Kondisi inilah yang membuat harga gabah hasil panen jadi anjlok.
Itu sebabnya, Tri mengatakan LPM diperlukan agar hasil yang melimpah bisa diolah.
"Hasil panen padi nanti bisa menjadi gabah kering atau bahkan beras premium," ujarnya.
LPM Tegalsari Semin menggunakan mesin khusus untuk mengolah hasil panen.
Tri mengatakan saat ini kapasitasnya mencapai 80 ton gabah kering per hari.
Ia mengatakan gabah hasil panen petani akan dibeli agar bisa diolah di sini.
Setelah diolah menjadi beras, pihaknya pun akan membantu proses pengemasannya.
Baca juga: Jelang Nataru, Persediaan Bahan Pokok di Gunungkidul Diklaim Aman
"Nanti penjualannya bisa bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Kalurahan," kata Tri.
Peresmian LPM Tegalsari Semin dilakukan langsung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta.
Ia juga meninjau langsung cara kerja mesin tersebut.
Menurutnya, LPM jadi salah satu upaya pemerintah untuk menguatkan hasil pertanian, termasuk menjaga ketahanan pangan daerah.
"Akan terus kami dorong agar pertanian di Gunungkidul menjadi lebih baik," kata Sunaryanta.( Tribunjogja.com )