Perang Rusia Ukraina

Warning Moskow : Sanksi ke Rusia Hanya Sengsarakan Rakyat Eropa

Rusia memperingatkan penerapan paket sanksi ke-9 Uni Eropa ke Rusia hanya akan menambah kesengsaraan rakyat Eropa.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
www.prezydent.pl/WikipediaCommon
UNI EROPA - Suasana sidang Komisi Uni Eropa di Lisabon, Portugal. Negara-negara Uni Eropa sepakat mengurangi dan akan menghentikan impor gas dari Rusia menyusul konflik Ukraina. 

Langkah-langkah baru tersebut mencakup kontrol ekspor dan pembatasan barang dan teknologi penggunaan ganda, serta barang dan teknologi yang dapat digunakan di sektor pertahanan dan keamanan.

Pencabutan Izin Televisi Rusia 

Hukuman yang diperluas juga mencakup daftar hitam 168 perusahaan Rusia, larangan ekspor barang dan teknologi yang terkait sektor penerbangan dan ruang angkasa, pengenaan pembekuan aset pada dua bank lagi dan penarikan kembali lisensi penyiaran dari beberapa media Rusia.

Pernyataan pemerintah Swiss menyoroti Brussel setuju untuk menerapkan sanksi baru terkait dengan batasan harga minyak mentah Rusia dan produk minyak bumi.

“Ini memperpanjang larangan pengangkutan produk yang dijual di atas batas harga ke layanan perdagangan dan perantara,” bunyi pernyataan itu.

Awal bulan ini, UE, negara-negara G7, Australia, dan Norwegia memperkenalkan batas harga $60 per barel untuk minyak lintas laut Rusia.

Kebijakan ini memaksa bisnis barat yang menyediakan asuransi dan layanan lain untuk menjauh dari kapal tanker yang memuat minyak Rusia, kecuali kargo dibeli pada atau di bawah harga yang ditetapkan.

Uni Eropa telah mengesahkan paket kesembilan sanksi terkait Ukraina terhadap Rusia, menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web Dewan Eropa pada hari Jumat.

Langkah-langkah baru dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan pada Rusia dan pemerintahnya.

Menurut dokumen tersebut, pembatasan terbaru mencakup kontrol ekspor baru dan pembatasan barang dan teknologi penggunaan ganda, serta barang dan teknologi yang dapat digunakan di sektor pertahanan dan keamanan.

Langkah-langkah tersebut menargetkan bahan kimia utama, agen saraf, penglihatan malam dan peralatan navigasi radio, serta komponen elektronik dan TI.

Selain itu, Brussel telah memperluas daftar entitas yang terhubung ke kompleks militer dan industri Rusia dengan tambahan 168 perusahaan yang kini menjadi sasaran sanksi sektoral.

Beberapa entitas berlokasi di Krimea atau Sevastopol dan dimasukkan ke dalam daftar untuk menghindari pengelakan.

Otoritas UE juga telah memperluas larangan ekspor barang dan teknologi yang terkait dengan sektor penerbangan dan luar angkasa, termasuk mesin pesawat dan suku cadangnya.

Pembatasan ini akan menargetkan pesawat berawak dan tak berawak, yang berarti larangan tersebut akan berlaku untuk penjualan langsung mesin drone ke negara yang terkena sanksi dan ke negara ketiga mana pun yang dapat memasok drone.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved