Berita Otomotif Terkini
Vespa VBB 'Gendhis' 1964 : 58 Tahun Dikandangkan, Odometernya Baru 3,5 KM
Orisinalitas Vespa VBB 'Gendhis' 1964 meraih hattrick alias tiga kali menyabet juara favorit pertama kategori Vespa 60's original.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Menahan diri untuk merawat dan tidak menggunakan motor hingga puluhan tahun tentu bukanlah hal yang mudah.
Namun juga bukan hal yang mustahil dilakukan, tengok saja Vespa VBB 'Gendhis' lansiran 1964 milik Veriyanto Chandra.
Bagaimana tidak, Vespa VBB berkelir biru muda ini sudah 'dikandangkan' selama 58 tahun, bahkan odometernya baru menunjukkan angka 3,5 kilometer.
Veriyanto menceritakan, Vespa VBB yang ia beri nama 'Gendhis' ini baru ia koleksi pada 2019, setelah dua tahun lamanya seri Vespa yang diproduksi rentang waktu 1960 sampai dengan 1965 ini ia incar.
"Informasi perihal motor VBB ini saya dapat dari saudara saya. Nah awalnya tidak langsung saya follow up, karena saya pikir unit Vespa biasa. Setelah beberapa bulan berselang, saudara menawarkan diri untuk menemani saya mengecek langsung Vespa ini di Jogja. Begitu saya lihat langsung unitnya, ternyata VBB. Makin kaget saat melihat odometernya yang baru menunjukkan angka 3,4 kilometer," terang Veriyanto Chandra kepada Gaspol 52 Tribun Jogja.
Baca juga: Luncurkan Vespa Batik Special Edition, Piaggio Sematkan 7 Pola Tradisional Indonesia
Berdasarkan penuturan anak dari pemilik sebelumnya, Vespa VBB lansiran 1964 ini merupakan hadiah ulang tahun yang diberikan sang ayah kepada ibunya.
"Jadi Vespa VBB ini beli dari baru, tangan pertama. Saking eman (sayang) dengan pemberian dari sang suami, Vespa VBB ini oleh sang istri hanya digunakan untuk test drive saja, di gang depan rumahnya, setelah itu hanya disimpan," terang Verianto.
"Vespa VBB ini simpan puluhan tahun hingga akhirnya sang suami meninggal dunia. Akhirnya Vespa VBB ini dibawa dari Surabaya ke Jogja, ke rumah sang anak lantaran tidak ada lagi yang ngopeni setelah ibundanya juga semakin sepuh," lanjutnya.
"Setelah sampai Jogja, motor ini pun hanya disimpan di gudang," tambahnya.
Saat pertama kali mengecek kondisi motor ini, Veriyanto mengungkapkan bahwa VBB ini berdebu, serta berkarat di beberapa bagian karena faktor usia.
"Tapi menurut saya dengan usia yang sudah cukup tua, Vespa VBB ini kondisi catnya masih istimewa. Beruntungnya, Vespa VBB ini disimpan di dalam rumah, jadi tidak terpapar langsung panas matahari maupun hujan," ujarnya.
Negosiasi pun alot dan tak mudah untuk meyakinkan pemilik sebelumnya melepaskan Vespa VBB warisan dari orangtuanya.
Dua tahun lamanya Veriyanto Chandra mencoba meyakinkan si pemilik, hingga akhirnya baru dilepas pada awal 2019 lalu.
Bukan tanpa alasan Veriyanto Chandra rela negosiasi alot hingga sabar menunggu 2 tahun lamanya demi mendapatkan Vespa VBB ini.
Selain orisinalitasnya, Vespa series VBB menurut Veriyanto Chandra memiliki bentuk estetik dan siluet-siluet membulat di kedua sisi yang khas dan tak ditemui pada motor lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Vespa-VBB-Gendhis-1964-58-Tahun-Dikandangkan-Odometernya-Baru-35-KM.jpg)