Dorong Pemulihan Ekonomi dan UMKM, Pemkab Magelang Terima Bantuan Ratusan Juta dari Bank Jateng

Dengan adanya bantuan CSR ini dapat mendukung sesegera mungkin pemulihan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Magelang.

Dok.Humas Pemkab Magelang
Pemberian bantuan secara simbolis kepada Ketua Tim Penggerak PKK dari Bank Jateng, di Rumah Dinas Bupati Magelang, Jumat (09/12/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menerima bantuan pemulihan ekonomi dan pertumbuhan UMKM senilai dari Bank Jateng.

Bantuan ini disalurkan melalui Tim Penggerak PKK senilai Rp60.000.000, dan Dekranasda Kabupaten Magelang senilai Rp489.180.000.

Pimpinan Bank Jateng Cabang Mungkid, Dwi Andi Setiawan, menyampaikan sesuai dengan hasil RUPS luar biasa di bulan Oktober 2021, Bank Jateng akan memberikan bantuan kepada UMKM di wilayah Jawa Tengah dalam rangka pengentasan kemiskinan dan mendukung pemulihan ekonomi daerah pascapandemi Covid-19.

Dengan adanya bantuan CSR ini dapat mendukung sesegera mungkin pemulihan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Magelang.

Hal ini merupakan wujud dari pada rasa sosial Bank Jateng kepada masyarakat maupun lingkungan.

"Harapannya CSR ini nanti bisa bermanfaat untuk menunjang kegiatan yang akan dilakukan oleh PKK dan Dekranasda Kabupaten Magelang," kata, Dwi saat menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jateng kepada Ketua Dekranasda dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang di Rumah Dinas Bupati Magelang, Jumat (9/12/2022).

Lanjut Dwi, bahwa bantuan CSR kepada PKK Kabupaten Magelang ini akan diberikan kepada sebanyak 60 UMKM.

Kemudian bantuan CSR kepada Dekranasda Kabupaten Magelang akan digunakan untuk pelatihan pembuatan sandal Upanat (untuk naik ke Candi Borobudur) dan modal usaha bagi UMKM kader PKK Kabupaten Magelang.

"Besar harapan kami bantuan ini bisa membantu dan menumbuh kembangkan UMKM di wilayah Kabupaten Magelang, sehingga nanti memiliki multiplayer efek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Magelang," katanya.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin mengucapkan, terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bank Jateng, yang sudah menerima apa yang menjadi usulan TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Magelang untuk bisa mengakses dana CSR yang ada di Bank Jateng.

Ia menjelaskan, bahwa memang dana CSR ini akan dipergunakan untuk pelatihan dan modal untuk modal usaha bagi UMKM.

"Kami berharap melalui bantuan ini, nantinya bisa muncul wirausaha-wirausaha baru dengan skala prioritas, terutama para ibu yang butuh untuk peningkatan perekonomian bagi keluarganya sekaligus upaya untuk pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19," jelasnya.

Christanti menyebutkan ada beberapa Kecamatan yang menjadi sasaran pelatihan pembuatan sandal Upanat yang akan dikirim dan dipergunakan oleh para pengunjung di Candi Borobudur. 

Ia telah menangkap peluang itu dan telah berusaha berkomunikasi dengan pihak PT Taman Wisata Candi Borobudur agar peluang ini bisa ditangkap oleh Dekranasda Kabupaten Magelang.

Ada lima kecamatan yang menjadi sasaran, yaitu Kecamatan Borobudur, Mungkid, Muntilan, Salaman dan Tempuran. 

"Harapannya dengan adanya Borobudur, tidak hanya memberikan keuntungan di sekitar Borobudur saja, tetapi kita berharap kecamatan lain di seputar Borobudur ini bisa ditingkatkan untuk perekonomiannya, atau memiliki benefit dan multiplayer efek dari keberadaan Borobudur sendiri," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved