Ribuan Kemasan Cemilan Khas Prambanan Klaten Mejeng di Pusat Oleh-oleh Yogyakarta

Ribuan oleh-oleh tersebut diharapkan bisa laris dan mendongkrak ekonomi pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Prambanan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Pelepasan truk pembawa oleh-oleh asal UMKM Prambanan Klaten di kantor Kecamatan Prambanan, Jumat (2/12/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ribuan kemasan oleh-oleh milik UMKM asal Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten mejeng di sebuah pusat toko oleh-oleh di Jalan Magelang, Yogyakarta.

Diharapkan ribuan oleh-oleh tersebut bisa laris dan mendongkrak ekonomi pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Prambanan.

"Kami melepas UMKM Prambanan ke sebuah pusat toko oleh-oleh yang ada di Jogja, totalnya sebanyak 2.270 kemasan," ujar Camat Prambanan, Puspo Enggar Hastuti pada wartawan seusai melepas keberangkatan ribuan kemasan camilan itu, Jumat (2/12/2022).

Menurut Puspo, ribuah produk UMKM ini sebelumnya telah di pasarkan oleh pihaknya melalui pameran-pameran UMKM yang ads di Klaten, Jogja hingga Solo.

"Mengikuti kegiatan-kegiatan UMKM ini sebagai bentuk suport kami bagi kelangsungan produk," ucapnya.

Ia mengatakan, ribuan kemasan produk itu berasal dari lima desa, yakni Desa Kokosan, Sengon, Randusari, Kemudo dan Brajan.

"Jenis produknya sebanyak 65 jenis. Itu berupas keripik sukun, egg rol, olahan pisang, intip dan aneka peyek yang khas Prambanan," imbuhnya.

Ia menyebut, kemasan produk UMKM itu dikemas dengan ukuran yang unik dan tidak terlalu besar, sehingga harga jual bisa ditekan.

"Kerjasama ini berawal dari adanya kepedulian seorang tokoh dan mencarikan jalan bagi UMKM untuk masuk pusat oleh-oleh," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kemudo, Hermawan Kristanto menambahkan jika desa yang ia pimpin terdapat 33 produk yang ikut dikirimkan dan bekerjasama dengan pusat oleh-oleh di Yogyakarta itu.

"Alhamdulilah untuk perdana kita kerjasama ada 33 produk. Itu berupa kembang gula, intip, rempeyek, rambak dan berbagai produk lain," imbuhnya.

Ia menerangkan, pada prinsipnya produk UMKM di desa yang sudah pernah bekerjasama dengan sebuah toko modern berjejaring.

Namun dengan adanya kerjasama yang baru ini, disyukuri agar bisa semakin mendongkrak penjualan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved