Berita Klaten Hari Ini

Dua Sekolah di Klaten Tergusur Proyek Tol Yogyakarta-Solo, Disdik Bakal Lakukan Pendampingan

Dua sekolah negeri yang berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tergusur oleh pembangunan proyek jalan Tol Yogyakarta-Solo .

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Warga melintas di depan SDN 1 Dompyongan, Jogonalan, Klaten, yang bakal kena terjang proyek tol Yogyakarta-Solo Kamis (27/10/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dua sekolah negeri yang berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tergusur oleh pembangunan proyek jalan Tol Yogyakarta-Solo .

Dua sekolah itu berada di wilayah Kecamatan Jogonalan dan Kecamatan Ngawen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten , Yunanta mengatakan jika dua bangunan sekolah yang kena tol tersebut merupakan aset dari pemerintah desa setempat.

"Tanahnya itu kan tanah desa, jadi nanti urusannya dengan desa. Kalau ada pendirian sekolah yang baru akan ada koordinasi antara Disdik dengan desa," ujarnya pada Tribunjogja.com , Jumat (2/12/2022).

Menurut Yunanta, pelepasan hak atau aset bangunan sekolah itu akan dilakukan oleh pemerintah desa dimana sekolah itu berada.

Baca juga: 3 Kalurahan Jadi Prioritas Pembebasan Lahan Jalan Tol Yogya-Solo Seksi 2 

Nantinya Disdik Klaten akan melakukan pendampingan.

"Itu aset desa jadi nanti kades merencanakan relokasi dimana dan Disdik akan mendampingi pendiriannya," ucapnya.

Meski menyebut dua sekolah yang terdampak pembangunan proyek Trans Jawa itu, namun Yunanta tak menyebut secara rinci sekolah mana saja yang kena tol di Klaten .

Ia hanya menyebut jika hingga saat ini dua sekolah itu masih menjalani aktivitas belajar mengajar seperti biasa.

"Sejauh ini ada dua sekolah yang kena tol. Itu sekolah aktif. Tapi ini sekolah negeri ya kalau sekolah swasta saya belum dapat informasi. Dua sekolah yang kena tol ini satuannya di Jogonalan dan satu lagi di daerah Ngawen," ungkapnya.

Sementara itu, satu sekolah yang dipastikan terdampak proyek tol dan berada di Kecamatan Jogonalan adalah SDN 1 Dompyongan.

Kepala Desa Dompyongan, Surono beberapa waktu lalu mengatakan pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Solo yang melintasi desanya tidak hanya menerjang lahan persawahan dan namun juga satu sekolah.

Satu bangunan sekolah itu berada persis di samping balai desa.

Baca juga: Makam-makam Keramat Terancam Tergusur Proyek Tol Yogya-YIA, Yogya-Solo dan Yogya-Bawen

Saat ini, proses pembayaran ganti kerugian dari tanah terdampak tol tersebut sudah memasuki musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian.

"Di sini kalau fasilitas umum yang kena tol ada dua pertama SDN 1 Dompyongan dan satunya TPU," ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, saat ini sekolah tersebut masih beraktivitas seperti biasanya, sebab proses pembayaran ganti rugi masih dalam musyawarah.

"Lagian ini kan masih musyawarah, itu sekolah berada di atas tanah kas desa, nanti kita koordinasi dengan dinas dan pihak-pihak lainnya. Kalau aktivitas sekolah masih jalan," ucapnya.

Menurut Surono, tenaga pendidik di sekolah itu telah mengetahui jika sekolah tersebut kena terjang tol. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved