Sidang Ferdy Sambo

Misteri Seorang Perempuan Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo

Tidak lama kemudian Bharada E menyebut tiba-tiba ada perempuan menangis ke luar dari rumah Bangka.

Tayang:
Editor: Joko Widiyarso
Puspenkum Kejagung via Tribunnews
Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Richard Eliezer 

Bharada Richard Eliezer mengungkap karakter mantan atasannya, Ferdy Sambo yang pemarah.

Dalam kesempatan ini, Richard sendiri dikonfrontir bersama dua terdakwa lain, Kuat Maruf dan Ricky Rizal.

Richard mengatakan jika Ferdy Sambo selalu marah di dalam mobil apalagi ketika ada pengendara sepeda motor yang mendekat ke mobilnya.

"Kalau ada pas ada di jalan terus ada motor yang ke arah mendekati mobil biasanya beliau agak marah," ucap Richard.

"Kenapa?" tanya majelis hakim.

"Takut kesambar," beber Richard.

"Takut kesambar?" cecar hakim.

"Siap yang mulia, maksudnya mobil kami takut nyenggol motor," beber Richard.

"Oh jadi tak boleh terlalu dekat dengan motor?" tanya hakim kembali.

"Siap yang mulia," jawab Richard.

"Di situ saudara FS marah sama saudara?" tanya hakim.

"Iya," pungkas Richard.

Sebagai informasi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Mereka ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya, yaitu Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, dan Kuat Maruf.

Kelimanya telah didakwa pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved