Sidang Ferdy Sambo

Misteri Seorang Perempuan Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo

Tidak lama kemudian Bharada E menyebut tiba-tiba ada perempuan menangis ke luar dari rumah Bangka.

Editor: Joko Widiyarso
Puspenkum Kejagung via Tribunnews
Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Richard Eliezer 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengaku pernah melihat seorang perempuan menangis keluar dari dalam rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Hal itu diungkapkan Bharada E saat bersaksi untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di PN Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

Awalnya, Hakim Wahyu Iman Santosa menanyakan Bharada E perihal apakah Sambo pernah bertengkar dengan istrinya, Putri Candrawathi.

Bharada E menuturkan pada akhir Mei 2022, dirinya bersama Brigadir J piket bersama.

"Padahal, almarhum ini ajudan ibu, tetapi karena Bang Matius (Bripka Matius Marey) menjaga di Saguling, yang naik piket saya sama almarhum, selepas piket saya balik ke Saguling," kata Bharada E.

Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ketika menjalani sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (18/10/2022) pagi.
Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ketika menjalani sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (18/10/2022) pagi. (Kompas TV)

Ia mengaku sempat melihat istri Sambo, Putri dan Brigadir J yang kala itu membawa senjata ke luar dari rumah Saguling, Jakarta Selatan.

Setelah itu, kata Bharada E, Putri memanggil dirinya, Brigadir J, dan Bripka Matius dan selanjutnya berjalan ke kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Saya sempat nanya ke almarhum 'ini mau ke mana? mereka di depan, itu perjalanan ada mutar-mutar di Kemang. Akhirnya kami balik ke kediaman Bangka," ujarnya.

Sesampainya di Bangka, Bharada E mengaku sempat melihat Putri marah-marah dan dirinya enggan bertanya.

"Bang Yos bilang, Chad parkir mobil ke belakang. Setengah jam kemudian Pak FS pulang diantar Sadam (Bharada Sadam). Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah," ungkapnya.

Tidak lama kemudian Bharada E menyebut tiba-tiba ada perempuan menangis ke luar dari rumah Bangka.

"Kami enggak tahu ada kejadian apa di dalam rumah itu. Setengah jam kemudian ada orang keluar dari rumah," ucapnya.

“Ada perempuan, saya enggak kenal, nangis dia. Saya bertanya-tanya ini siapa. Saya lihat ke dalam.

Lebih lanjut, ia menuturkan perempuan itu sempat bertanya kepada dirinya untuk mencari sopirnya.

"Perempuan itu bilang mencari driver dia, saya lari ke samping, saya panggil drivernya, perempuan itu naik baru pulang," tutur Bharada E.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved