Ruangan Baintelkam Terbakar

PERISTIWA Sebelum Kebakaran di Ruang Baintelkam, Heboh Kasus Dugaan Suap Tambang Ilegal Kaltim

Begini rangkuman peristiwa sebelum kebakaran di Ruang Baintelkam Mabes Polri. Sempat heboh kasus dugaan suap tambang batu bara.

DOK. Pexels/Karolina Grabowska
PERISTIWA Sebelum Kebakaran di Ruang Baintelkam, Heboh Kasus Dugaan Suap Tambang Ilegal Kaltim. Ilustrasi foto suap, dugaan suap, memberi uang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dikabarkan telah terjadi kebakaran di salah satu ruang Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam), Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Kamis (24/11/2022) malam.

Diwartakan Tribunjogja.com sebelumnya, petugas call center Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Selatan, Suparno, membenarkan kabar itu.

Suparno mengatakan, pihaknya mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian, Kamis malam.

Baca juga: Kronologi Guru Olahraga di Purworejo Lempari Siswanya Pakai Bonggol Ketela Hingga Kepalanya Bocor

Ia menyebutkan, kebakaran berlangsung Kamis (24/11/2022) sekitar pukul 19:55 WIB dan api padam sekitar pukul 20:00 WIB.

Kebakaran sudah berhasil dipadamkan dalam waktu cepat hanya dengan alat pemadam api ringan (APAR).

“Cuma dipadamkan pakai APAR aja kok. (Kejadiannya) di ruang badan Intel katanya, kami juga belum dapat datanya sih,” jelas Suparno, dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.

“Begitu (tim damkar) sampai sana, dipadamkan pakai APAR, (api) langsung mati. Paling juga (hanya butuh waktu) 3 menit,” ujar Suparno.

Baca juga: Kronologi Ruangan di Baintelkam Terbakar, Teknisi Mau Pindah Baterai UPS, Tiba-tiba Ada Percikan Api

Tidak ada korban, tidak ada barang terbakar

Mobil pemadam kebakaran terlihat berada di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (24/11/2022) malam.
Mobil pemadam kebakaran terlihat berada di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (24/11/2022) malam. (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan memastikan, tidak ada barang yang terbakar.

Alih-alih kebakaran, kejadian pada Kamis malam di ruang Baintelkam Bapes Polri itu disebut sebagai korsleting listrik.

Ahmad Ramadhan mengungkapkan, penyebab munculnya api di ruangan adalah korsleting listrik dari dua buah baterai UPS yang ada di ruangan tersebut.

Sebagai informasi, baterai UPS (Uninterruptible Power Supply) merupakan alat yang menyediakan cadangan energi listrik dalam jangka pendek. 

Umumnya, alat ini bisa digunakan untuk tetap menghidupkan peralatan elektronik, seperti komputer, misalnya.

Menurut keterangan Ahmad Ramadhan, baterai UPS di ruang Baintelkam konslet. Baterai itu rencananya hendak dipindahkan keluar kantor oleh teknisi.

Tetapi, malah terjadi korsleting, sehingga menyebabkan percikan api.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved