Berita Jogja Hari Ini

Perekonomian Membaik, 50 Peserta PKH di Kota Yogya Dinyatakan 'Lulus'

Sedikitnya 50 peserta atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan ( PKH ) di Kota Yogyakarta dinyatakan 'lulus'.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Sedikitnya 50 peserta atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan ( PKH ) di Kota Yogyakarta dinyatakan 'lulus', setelah perekonomiannya dianggap membaik.

Lewat program graduasi yang digulirkan Pemkot setempat, mereka tetap memperoleh pendampingan menuju mandiri.

Sebagai informasi, program graduasi merupakan satu kondisi, di mana kepesertaan PKH dinyatakan selesai atau berakhir, karena keadaan sosial ekonominya yang  meningkat.

Sesuai data terkini, secara keseluruhan, di Kota Yogyakarta terdapat 12.887 KPM, yang tercatat ambil bagian dalam program PKH sepanjang 2022.

Baca juga: Perekonomian Membaik, Pemkot Yogya Targetkan 50 KPM Lepas Kepesertaan PKH

Penyuluh Sosial Dinas Sosial Ketenagaerjaan dan Transmigrasi Kota Yogyakarta , Bandoro Budi Nugroho, mengatakan, dari jumlah tersebut, 50 di antaranya pun dinyatakan lulus pada tahun ini.

Dengan begitu, pada 2023 mendatang, namanya otomatis tak lagi muncul dalam daftar penerima manfaat program tersebut.

"Ada 50 peserta PKH Graduasi, yaitu mereka yang sebelumnya merupakan KPM PKH dan saat ini kondisi ekonomi sosialnya meningkat dan menjalankan, atau memiliki usaha," cetus Bandoro, Jumat (25/11/22).

Ia melanjutkan, seluruh peserta graduasi mendapat bantuan berupa dana stimulan untuk mengembangkan usahanya masing-masing, sebesar Rp3 juta dari APBD Kota Yogyakarta.

Hal itu, sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ketika penganggaran dana stimulan bersumber dari APBD DIY maupun APBN.

Tidak sebatas memperoleh gelontoran dana, setiap peserta graduasi juga mendapat pendampingan dari Dinsosnakertrans mengenai usaha ekonomi produktif. Pendampingan dilakukan secara intensif sejak dari pengelolaan usaha, fasilitasi permodalan, pemberian bantuan peralatan, sampai fasilitasi pemasaran.

Baca juga: Graduasi PKH : Dorong Penerima PKH Agar Mandiri

"Jadi, para peserta PKH Graduasi nanti tidak sebatas  memproduksi atau bikin produk saja, tetapi juga bisa mengemas produknya, sekaligus mampu menemukan konsumennya, dan laku di pasaran," ungkapnya.

Kemudian, kata Bandoro, dalam tiga tahun ke depan, 50 peserta PKH Graduasi tersebut akan dilihat kembali progres usaha yang dijalani.

Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan pendataan mengenai volume usaha, besarnya pendapatan, kesulitan yang dihadapi, dan ragam bantuan yang diharapkan bagi usahanya.

"Lalu, yang dinilai mengalami progres, akan kembali mendapat dana stimulan agar usaha yang dijalankan itu semakin berkembang pesat," cetusnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved