Berita Gunungkidul Hari Ini

Gedung SD Muhammadiyah Bogor Playen Akan Direhab Pasca Tragedi Atap Ambruk

Biaya yang disiapkan untuk rehab lantai 2 gedung tersebut mencapai sekitar Rp 300 juta. Dana tersebut berasal dari donasi yang berhasil dikumpulkan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kondisi Gedung Moralitas SD Muhammadiyah Bogor, Playen usai atap ambruk beberapa waktu lalu. Gedung ini rencananya akan direhab. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Gunungkidul akan merehab gedung SD Muhammadiyah Bogor , Playen .

Atap gedung ini ambruk pada 8 November 2022 lalu.

Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Gunungkidul , Tamsir mengatakan bagian yang direhab hanya Gedung Moralitas SD tersebut.

"Hanya lantai 2 dan atapnya saja, sebab yang lantai pertama kan masih aman," katanya dihubungi pada Jumat (25/11/2022).

Baca juga: Dua Tersangka Tragedi Atap Ambruk SD Muhammadiyah Bogor Playen Gunungkidul Resmi Ditahan

Tamsir mengatakan biaya yang disiapkan untuk rehab lantai 2 gedung tersebut mencapai sekitar Rp 300 juta.

Dana tersebut berasal dari donasi yang berhasil dikumpulkan.

Rehab sekaligus mengganti material yang digunakan.

Sebelumnya, atap gedung tersebut menggunakan rangka baja ringan serta genteng berbahan tanah.

"Akan kami ganti dengan material yang lebih aman, nanti rangkanya pakai kayu," jelas Tamsir.

Pihaknya pun juga berkoordinasi dengan Polres Gunungkidul .

Sebab area gedung sempat dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan kejadian atap ambruk.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Gunungkidul , AKP Suryanto mengatakan garis polisi saat ini sudah dilepas. Proses rehab gedung pun bisa dilakukan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Tragedi Atap Ambruk SD Muhammadiyah Bogor Playen

"Garis polisi sudah kami buka, sudah ada suratnya juga," ujarnya.

Adapun aktivitas pembelajaran di SD Muhammadiyah Bogor mulai berangsur normal.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sekolahnya, Indah Suryani.

Sejumlah kegiatan mulai kembali dilakukan di lingkungan sekolah.

Namun aktivitas di Gedung Moralitas tetap ditiadakan meski garis polisi sudah dilepas.

"Kondisi anak-anak saat ini juga semakin membaik setelah kejadian kemarin," kata Indah.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved