Berita Gunungkidul Hari Ini

Tak Ingin Tragedi Longsor Terulang, Bupati Gunungkidul Minta Warganya Waspada

Longsor di Pedukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Semin sampai menelan 2 korban jiwa, sedangkan ratusan warga lainnya harus mengungsi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Sunaryanta 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta meminta warganya kini lebih waspada di musim penghujan, terutama setelah banjir dan longsor yang terjadi pada 19 November lalu.

Longsor di Pedukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Semin sampai menelan 2 korban jiwa, sedangkan ratusan warga lainnya harus mengungsi.

"Banjir dan longsor kemarin juga terjadi di beberapa lokasi, membuat banyak warga terdampak," kata Sunaryanta, Kamis (24/11/2022).

Ia pun mengingatkan agar perangkat setempat hingga masyarakat melakukan antisipasi dini.

Baca juga: UPDATE Longsor di Semin Gunungkidul: 127 Warga Masih Bertahan di Posko Pengungsian

Apalagi curah hujan di Gunungkidul diperkirakan masih tinggi.

Satu di antara wilayah yang disorot adalah Kapanewon Patuk.

Sunaryanta mengatakan daerah ini rentan terdampak bencana hidrometeorologi seperti longsor.

"Jadi saya minta warga lebih waspada dan hati-hati," ujarnya.

Lurah Salam, Patuk, Asmuni mengatakan sudah mengeluarkan imbauan ke seluruh warganya.

Sebab wilayahnya juga termasuk rentan terjadi longsor .

Ia meminta warganya memastikan kondisi rumah agar tetap aman dan layak dihuni sehingga potensi terdampak longsor bisa dihindari.

"Saya harap situasi di sini tetap aman," kata Asmuni.

Baca juga: Sejumlah Rumah Terdampak Longsor Semin Gunungkidul Akan Direlokasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Gunungkidul pun sudah menetapkan status tanggap darurat bencana .

Statusnya aktif sejak 19 November hingga 2 Desember 2022.

Kepala BPBD Gunungkidul , Purwono menjelaskan status ini sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan, sekaligus menjadi dasar untuk pemulihan dampak bencana belum lama.

"Kami ingin pemulihan berjalan optimal dengan adanya status tanggap darurat bencana," jelasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved