Berita Gunungkidul Hari Ini

Sejumlah Rumah Terdampak Longsor Semin Gunungkidul Akan Direlokasi

Pemkab Gunungkidul berencana merelokasi rumah warga di Pedukuhan Blembem, Candirejo, Semin.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Salah satu rumah yang rusak berat akibat longsor di Pedukuhan Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul pada Sabtu (19/11/2022) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berencana merelokasi rumah warga di Pedukuhan Blembem, Candirejo, Semin.

Rumah-rumah tersebut rusak berat akibat diterjang longsor pada Sabtu (19/11/2022) lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul ,  Irawan Jatmiko mengatakan rencana itu sedang disusun.

"Ada 6 rumah yang akan kami bangun ulang dan direlokasi," jelas Irawan di Patuk, Rabu (23/11/2022).

Enam rumah tersebut rusak berat setelah ikut terseret dan tertimbun longsoran.

Baca juga: Polda DIY Adakan Trauma Healing untuk Korban Longsor di Semin Gunungkidul

Sebelumnya rumah-rumah tersebut berada di lereng bukit yang longsor.

Irawan mengatakan hingga saat ini rencana tersebut masih terus dibahas.

Termasuk bagaimana skema pembiayaannya hingga lokasi baru dari rumah-rumah tersebut.

"Rencananya awal 2023, 6 rumah itu akan siap dibangun dan direlokasi," ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul , Purwono mengatakan wacana relokasi sudah dilontarkan sejak Senin (20/11/2022).

Wacana muncul saat Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini berkunjung ke lokasi longsor.

Mantan Walikota Surabaya, Jawa Timur itu juga datang untuk memberikan bantuan.

Baca juga: UPDATE Longsor di Semin Gunungkidul: Seluruh Korban Berhasil Dievakuasi, Operasi Pencarian Berakhir

"Hasil koordinasi awal disepakati perlu ada relokasi," jelas Purwono.

Menurutnya, relokasi harus dilakukan mengingat lokasi sebelumnya masuk zona merah longsor.

Enam KK ini pun memerlukan lokasi baru yang lebih aman.

Meski begitu, Purwono mengatakan koordinasi masih terus dilakukan guna mematangkan rencana itu, termasuk memastikan di mana lokasi baru rumah-rumah tersebut dibangun.

"Jumlah rumah yang direlokasi juga bisa bertambah, mengingat masih banyak yang berada di lokasi rawan," ujarnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved