Gempa Bumi Cianjur
151 Orang Masih Hilang
Sementara, sebanyak 151 orang dilaporkan masih hilang dan dalam proses pencarian.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Sementara itu, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, ada dua faktor mengapa gempa Cianjur bisa menimbulkan banyak korban.
Pertama, faktor kondisi rumah masyarakat.
"Kondisi rumah masyarakat dan bangunan lain yang dibangun tidak memperhatikan standar bangunan tahan gempa," ujar dia.
Kedua, faktor karakteristik gempa Cianjur.
Gempa Cianjur merupakan sesar darat dengan kedalaman dangkal.
"Sehingga meski kekuatannya 'hanya' M 5,6, berdampak signifikan pada kerusakan bangunan," lanjutnya. Sekitar 3.000 unit rumah pun rusak akibat bencana ini.
Profesor Meghan Miller dari Australian National University mengatakan, lokasi gempa di Jawa Barat ini turut memengaruhi keparahan dampaknya.
"Kedalamannya cukup dangkal, awalnya adalah sekitar 10 kilometer, tapi ini mungkin akan direvisi dari waktu ke waktu dengan adanya data baru yang masuk," ujar pakar dari Australia itu.
"Jawa Barat adalah wilayah yang sangat padat dan karena lokasi hiposentrumnya dangkal, getarannya menjadi kuat," tambahnya.
Profesor Meghan mengatakan gempa di Cianjur ini merupakan gempa strike-slip atau patahan geser, berbeda dengan gempa bumi berdorongan besar yang terjadi di Aceh.
"Gempa ini terjadi di sesar atau patahan pulau Jawa sendiri. Ini adalah ketika dua sesar bertabrakan satu sama lain dan menciptakan seperti Sesar San Andreas atau Sesar Alpine di Selandia Baru," terang dia.
Gempa Aceh pada 2004 adalah gempa yang terparah di Indonesia di abad 20.
Gempa yang terjadi pada 26 Desember 2004 tersebut bermagnitudo 9,3 dan menewaskan lebih dari 200.000 orang.
Gelombang tsunami setinggi 30 meter juga terjadi dengan kecepatan 100 meter per detik.
Gempa yang terjadi di Cianjur ini lebih kecil dibanding gempa besar di Sumatra pada 2004.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Hingga-Senin-Sore-Jumlah-Korban-Meninggal-Akibat-Gempa-Bumi-di-Cianjur-Mencapai-46-Orang.jpg)