Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Ratusan Pemuka Agama Buddha dari 10 Negara Gelar Doa dan Ziarah di Candi Borobudur

Pelaksanaan doa dan ziarah bersama ini menjadi rangkaian puncak pelaksanaan Konferensi Internasional Perguruan Tinggi Buddha.

Tayang:
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Para Bikkhu saat memimpin pelaksanaan doa bersama dilakukan secara sakral di Taman Kenari, Candi Borobudur, Minggu (20/11/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan pemuka agama Buddha (Bante) yang berasal dari 10 negara berkumpul menggelar doa dan ziarah  bersama di Candi Borobudur , Kabupaten Magelang , Jawa Tengah, pada Minggu (20/11/2022).

Pelaksanaan doa dan ziarah bersama ini menjadi rangkaian puncak pelaksanaan Konferensi Internasional Perguruan Tinggi Buddha , yang digelar sejak 18 November 2022 lalu.

Adapun, kesepuluh negara yang mengikuti kegiatan keagamaan ini antara lain, Indonesia, Sri Lanka, Laos ,Vietnam, Kamboja, Thailand, India, Nepal, Myanmar, hingga Amerika.

Panitia acara yakni Bikkhu Ven. Ditthisampanno Thera mengatakan, kegiatan  ini bertajuk Santutthi Citta atau nama lain dari pilgrimage atau berziarah.

Baca juga: Pemuda Buddha dari 34 Provinsi di Indonesia Berkumpul Gelar Dialog Antar-Umat Beragama di Magelang

Kegiatan ini, sejalan dengan arahan Presiden  tentang pemanfaatan Candi Borobudur sebagai destinasi super prioritas.

Serta, dari  Kementerian yang mengarahkan Candi Borobudur sebagai satu di antara pusat wisata religi untuk umat Buddha dunia.

"Untuk menyokongnya maka diundanglah para Bhikku Sangha, Bhikksuni dari seluruh dunia untuk mengadakan doa bersama. Sekaligus, melakukan penyakralan di puncak Candi Borobudur ," ujarnya di sela kegiatan doa bersama di Candi Borobudur , Minggu (20/11/2022).

Prosesi sakral yang dilaksanakan di tempat ibadah suci umat Buddha itu dimulai dengan membacakan doa-doa suci, Suttra, dan juga Paritta .

Serta, dilakukan rangkaian meditasi di atas puncak Candi Borobudur di antaranya Pradaksina (mengelilingi sebanyak tiga) stupa induk yang berada di bagian paling atas bangunan bersejarah itu.

"Dengan pencanangan Candi Borobudur sebagai tempat peribadatan, dan perziarahan bagi umat Buddha sehingga kami merasa lebih bebas berekspresi untuk melaksanakan praktek-praktek berziarah disini,"terangnya.

Candi Borobudur sebagai Kiblat bagi Umat Buddha 

Dukungan dan dorongan pemerintah agar umat Buddha bisa leluasa mengekspresikan nilai keagamaannya di rumah ibadahnya.

Bikkhu Ven. Ditthisampanno Thera menuturkan, pihaknya juga sudah mengajukan agar diberikan tempat khusus untuk beribadah.

Kemudian, lewat Balai Konservasi Borobudur diberikan lokasi khusus yakni Bukit Jaten sebagai tempat ritual dengan kiblatnya Candi Borobudur .

Baca juga: Ganjar: Borobudur Tak Hanya Destinasi Wisata, Tapi Pusat Energi Umat Buddha

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved