Perang Rusia Ukraina

Tentara Ukraina Eksekusi Tawanan Rusia yang Sudah Menyerah

Rusia menuduh tentara Ukraina melakukan kejahatan perang setelah mengeksekusi serdadu Rusia yang menyerah dan jadi tawanan.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
twitter
Tentara Ukraina beroperasi di medan pertempuran Donbass. Rusia menuduh tentara Ukraina mengeksekusi prajurit Rusia yang sudah menyerah dan jadi tahanan perang di Meekevka, Lugansk. 

Story Highlights

  • Muncul rekaman video memperlihatkan selusin tentara Rusia yang menyerah dieksekusi tentara Ukraina
  • Peristiwa diduga terjadi di permukiman Meekevka di Republik Rakyat Lugansk yang dikuasai pasukan Ukraina
  • Rusia menuntut penyelidikan internasional oeh lembaga-lembaga terkait, dan mengutuk kejahatan perang Ukraina ini
  • Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan kejahatan perang itu bukan pertama kali dilakukan Ukraina terhadap tentara Rusia

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW – Sebuah rekaman video menunjukkan tentara Ukraina membunuh sekelompok tentara Rusia yang sudah menyerah dan jadi tawanan perang.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, kejahatan perang ini nyata dan Ukraina melakukannya secara sistematis kepada tawanan Rusia.

Situs berita Aljazeera, Sabtu (19/11/2022) yang turut mewartakan perkembangan ini menyebut sulit memverifikasi fakta-fakta di rekaman video tersebut.  

Kementerian Luar Negeri Rusia menuntut organisasi internasional mengutuk eksekusi tahanan perang Rusia yang seharusnya dilindungi Konvensi Jenewa.

Mereka meminta penyelidikan menyeluruh, menambahkan dengan mengabaikan kejahatan seperti itu, barat menjadi kaki tangan pelanggaran hukum dan HAM.

Kementerian Pertahanan Rusia dikutip Sputniknews, bersumpah kekejaman tidak akan dibiarkan begitu saja. Pemerintah Kiev belum memberikan tanggapan atau komentar.

Ombudswoman Rusia Tatyana Moskalkova mengatakan dia telah berbicara kepada Sekjen Dewan Eropa, direktur OSCE/ODIHR dan Kepala Komite Dewan Eropa.

Ia mengajukan agar organisasi-organisasi itu mengutuk apa yang dilakukan tentara atau milisi Ukraina terhadap tawanan perang.

"Saya menganggap perlu untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas kejahatan ini,” kata Tatyana Moskalkova.

Ia menghubungi Sekjen Dewan Eropa Marija Pejcinovic-Buric, Direktur OSCE ODIHR Matteo Mecacci, ahli Komisi Khusus PBB Erik Mose dan Kepala Komite Anti- Komite (CPT), Mitchell.

“Menuntut penyelidikan atas kejahatan yang dilakukan dan hukuman bagi mereka yang bertanggung jawab," tulis Moskalkova di saluran Telegramnya.

Rekaman pembunuhan terhadap tawanan perang Rusia itu muncul sejak Jumat (18/11/2022). Tentara Ukraina menembaki tentara Rusia yang telungkup di tanah.

Dewan Hak Asasi Manusia Rusia mengatakan video itu telah dikirim ke Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, OSCE, Dewan Eropa, Amnesty International, Komite Internasional Palang Merah dan organisasi lainnya.

Lokasi Kejadian di Lugansk

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved