Update Corona di DI Yogyakarta

Kasus Covid-19 Meningkat Jelang Libur Nataru, Ini Antisipasi Dinkes Kota Yogya

Selama minggu ke-45, tercatat tambahan pasien Covid-19 hingga 219 kasus, dengan tingkat kesembuhan 174.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
who.int
Berita Update Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta menunjukkan tren peningkatan dalam kurun beberapa minggu terakhir.

Menjelang akhir tahun, antisipasi pun mulai diterapkan, salah satunya dengan memastikan kesiapan fasilitas kesehatan (faskes).

Sebagai informasi, selama minggu ke-45, tercatat tambahan pasien Covid-19 hingga 219 kasus, dengan tingkat kesembuhan 174.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Bakal Giatkan Kembali Operasi Prokes Covid-19 Selama Masa Libur Nataru

Praktis, jumlah kasus aktif di Kota Pelajar pun melonjak 122 pasien, dibandingkan torehan sepanjang minggu sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta , Emma Rahmi Aryani menandaskan, saat ini dari kasus positif Covid-19 yang tercatat, hampir tidak terdeteksi lagi sumbernya.

Sebab, mobilitas warga masyarakat sudah sangat tinggi dan begitu cepat.

"Banyak sekali masyarakat yang datang dan pergi. Tapi, sebagian besar kasus Covid-19 ditemukan saat pemeriksaan, ya, atau mengakses layanan kesehatan. Maka, prokes menjadi cara ampuh untuk melindungi diri sendiri dan orang lain," tegasnya.

Baca juga: Update Covid-19 DI Yogyakarta 15 November 2022 : Tambah 135 Kasus Baru, 127 Pasien Dilaporkan Sembuh

Walau begitu, Kadinkes tidak menampik, sejauh ini, sebagian besar kasus Covid-19 yang terlacak di Kota Yogyakarta berstatus tanpa gejala.

Namun, pihaknya tetap menginstruksikan pada seluruh rumah sakit, supaya bersiap menghadapi lonjakan.

"Kami sudah mengeluarkan SE (surat edaran) kepala dinas, untuk kewaspadaan rumah sakit. Semua rumah sakit harus bersiap untuk kewaspadaan, ya, karena prediksinya kan (puncak gelombang Covid) di akhir Desember atau awal Januari," urainya.

"Kami juga bergerak cepat untuk vaksinasi Covid-19 . Lalu, masih menyediakan selter isolasi di Bener dan kondisinya sekarang kosong karena mayoritas pasien tidak bergejala,” imbuh Emma. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved