Berita Pendidikan Hari Ini
Prof Sugini Dikukuhkan Jadi Perempuan Guru Besar Pertama di FTSP UII
Prof Sugini adalah perempuan pertama yang menjadi Guru Besar di FTSP UII dan dikukuhkan pada Selasa (15/11/2022).
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Islam Indonesia ( UII ) menambah guru besar di Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP).
Dia adalah Prof. Dr. Ir. Sugini , M.T sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Studio Perancangan Arsitektur.
Prof Sugini adalah perempuan pertama yang menjadi Guru Besar di FTSP UII dan dikukuhkan pada Selasa (15/11/2022) dalam Serah Terima Surat Keputusan Kenaikan Jabatan Akademik di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito.
Surat keputusan tersebut langsung dibacakan oleh Penyelia Sumber Daya Perguruan Tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY Yogyakarta, Rahman Hakim, S.E.
Baca juga: UII Tambah Satu Guru Besar dan Pertama di Jurusan Teknik dan Lingkungan
Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor UII Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., Kepala LLDikti Wilayah V DIY Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D., dan Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) UII, Dr. Suwarsono Muhammad, M.A.
Direktur Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) UII , Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., Psikolog mengatakan keberhasilan yang saat ini diraih oleh Prof. Dr. Sugini diharapkan mampu memberikan dorongan bagi delapan dosen lainnya yang sedang mengikuti program percepatan profesor yang usulannya telah diproses baik di fakultas, universitas dan LLDikti.
Prof Fathul Wahid juga turut mengucapkan rasa syukur atas pencapaian UII.
Ia menceritakan sedikit cuplikan dalam film pahlawan super Spiderman, yang mengatakan With Great Power Comes Great Responsibility, artinya kuasa yang besar akan memiliki tanggung jawab yang besar.
“Adagium ini tampaknya relevan untuk kita renungkan di momen yang membahagiakan ini. Jabatan profesor merupakan kuasa akademik besar, kehadirannya juga diiringi dengan tanggung jawab besar. Pesan ini insyaallah valid untuk semua profesor, termasuk saya sendiri dan bahkan semua dosen,” tuturnya.
Prof. Fathul juga menyinggung peran guru besar sebagai intelektual publik.
Menurutnya, peran tersebut sangat penting untuk membendung derasnya paham neoliberalisme yang kini kian menggerogoti idealisme perguruan tinggi .
Baca juga: Kisah Salimah Syahidah, Penghafal Alquran Penerima Beasiswa Kuliah di Fakultas Kedokteran UII
Dilanjutkan oleh Kepala LLDikti Wilayah V DIY, Prof. drh. Aris Junaidi yang memberikan ucapan selamat dan bangga kepada UII.
“Tentu saja ini adalah prestasi yang membanggakan dan kami turut bangga dan selamat kepada UII yang sudah mendapatkan guru besar menjadi 28 orang,” ucapnya.
Beberapa prestasi membanggakan telah dicatatkan Prof. Dr. Sugini selama karier akademiknya.
Ia pernah mendapatkan sertifikat paten sederhana dari Kemenkumham RI dengan judul Rangkaian Panel Getar Untuk Isolasi Udara dengan nomor paten IDS00000306 pada tahun 2020.
Saat ini, alat tersebut digunakan sebagai pengendalian akustik ruang, teknologi penyerap suara untuk isolasi kebisingan dan pengendalian dengung serta gaung dan telah diuji coba di Masjid Ulil Albab UII.
Di samping itu, ia juga kerap berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik/rekayasa sosial sebagai wakil UII ke DPR dalam Tim Penyusun Masukan terhadap Rancangan Undang-undang Tentang Pendidikan Tinggi. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Prof-Sugini-Dikukuhkan-Jadi-Perempuan-Guru-Besar-Pertama-di-FTSP-UII.jpg)