Berita Kota Yogya Hari Ini

Pemkot Yogyakarta Luncurkan Rumah Layanan Disabilitas Untuk Menuju Kota Inklusi

Pemkot Yogyakarta meluncurkan  pelayanan baru berupa Rumah Layanan Disabilitas di komplek UPT Rumah Pengasuhan Anak Wiloso Projo, Gowongan Lor, Jetis

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Aktivitas Rumah Layanan Disabilitas Kota Yogyakarta, di sela peluncuran, pada Selasa (15/11/2022) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta meluncurkan  pelayanan baru berupa Rumah Layanan Disabilitas di komplek UPT Rumah Pengasuhan Anak Wiloso Projo, Gowongan Lor, Jetis, Selasa (15/11/2022).

Nantinya, unit tersebut bakal mewadahi konsultasi para penyandang disabilitas, di bidang sosial dan ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang, menandaskan, Rumah Layanan Disabilitas merupakan embrio dari fasilitasi bagi disabilitas yang terintegrasi.

Baca juga: Pelaku Pembobol Mesin ATM di Minimarket Jalan Bantul, Jogja Belum Sempat Kuras Uang di Mesin ATM

Menurutnya, hal itu menjadi langkah Pemkot Yogya, dalam menerjemahkan UU Nomor 8 Tahun 2015.

"Jadi, ini perlu diimplementasikan lebih jauh, untuk mewujudkan kota inklusi, yang tidak ada diskriminasi dan egaliter pada semua orang, tanpa melihat kondisi fisik dan sebagainya," cetus Kadinsosnakertrans.

Saat ini, lanjutnya, Rumah Layanan Disabilitas memiliki enam jenis layanan di bidang sosial ketenagakerjaan.

Yakni, pengajuan fasilitas alat bantu bagi penyandang disabilitas, layanan kegawatdaruratan untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), maupun layanan pemberian motivasi, hingga pelatihan singkat.

"ODGJ ketika butuh layanan kegawatdaruratan bisa kami layani, ya, meski sebenarnya sudah berjalan dari dulu oleh salah satu bidang kami. Tapi, sekarang telah terintegrasi di sini dan dikembangkan," urainya.

"Kemudian, kalau warga penyandang disabilitas yang membutuhkan informasi lowongan pekerjaan, silakan langsung datang ke Rumah Layanan Disabilitas, sudah ada nomor WA-nya juga," lanjut Maryustion.

Baca juga: Dinkes DIY Pertanyakan Keberadaan Dokter di Puskesmas Berbah: Ke Mana Saat Itu Kok On Call

Dijelaskannya, saat ini ada sekira 3 ribu penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta, termasuk di dalamnya warga yang mengalami stroke. Karena itu, ke depan, ia mematok target, fasilitasi Rumah Layanan Disabilitas akan diperluas, dengan menyasar sektor kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan disabilitas lainnya.

"Bisa ke pendidikan dan kesehatan juga. Jadi, seiring berjalannya waktu, Rumah Layanan Disabilitas akan semakin berkembang lagi," tandasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved