Berita Kota Yogya Hari Ini

Festival Film Dokumenter 2022 Resmi Dibuka di Gedung ex Bioskop Permata Kota Yogyakarta

Festival Film Dokumenter (FFD) 2022 kembali digelar secara luring setelah dua tahun sebelumnya diadakan secara daring dan hybrid akibat adanya pandemi

TRIBUNJOGJA.COM/Neti Istimewa Rukmana
Suasana pembukaan Festival Film Dokumenter 2022 di Gedung ex Bioskop Permata Senin (14/11/2022) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Festival Film Dokumenter (FFD) 2022 kembali digelar secara luring setelah dua tahun sebelumnya diadakan secara daring dan hybrid akibat adanya pandemi Covid-19.

FFD yang dibuka di Gedung ex Bioskop Permata atau di Jalan Sultan Agung Nomor 17, Kelurahan Gunungketur, Kemantren Pakualaman, di Gedung ex Bioskop Permata, Senin (14/11/2022) malam, dihadiri oleh ratusan anak muda hingga orang dewasa. 

Penyelenggaraan FFD menjadi acara publik pertama yang bertempat di Gedung ex Bioskop Permata setelah sebelumnya dinyatakan tutup permanen pada 1 Agustus 2010. 

Baca juga: 7 Arti Mimpi Melihat Api; Melihat Api Kecil hingga Melihat Api Unggun, Ada Pertanda Apa?

Direktur Forum Film Dokumenter, Kurnia Yudha mengatakan, tumbuh kembang film dokumenter di Indonesia tentunya tidak bisa dilepaskan dari peran ekosistem produksi, eksebisi, hingga distribusi yang ada di Indonesia. 

"Berpijak pada visi sebagai barometer dokumenter Indonesia, FFD merasa perlu melakukan pemetaan ulang terhadap kehadiran komunitas film dokumenter dari beberapa wilayah di Indonesia," tuturnya saat memberi sambutan Pembukaan FFD 2022 di Gedung ex Bioskop Permata.

Menurutnya, jaringan komunitas film tersebut selama ini secara organik terlibat dan turut mendukung dalam penyelenggaraan FFD tiap tahunnya. 

Namun, perlu melihat kembali komunitas film adalah upaya untuk mengukur dan menentukan program strategis yang saling berdampak ke depannya. 

"Semakin kita merawat dan memperkuat jaringan yang ada, niscaya perkembangan ekosistem dokumenter Indonesia tentu akan semakin positif," ucapnya.
 
Ia pun berharap, semangat eksperimentasi dan upaya mengaktivasi ruang itu bisa menjadi inspirasi bagi semua pelaku perfilman, khususnya dokumenter.

"Bila ditanya sampai mana perjalanan film dokumenter khususnya di Indonesia, kita bisa menyaksikannya pada program pemutaran yang disusun pada tahun ini," tandasnya. 

Penonton pun dapat menyaksikan 57 film dokumenter pilihan dari 18 negara yang berbeda dan ditayangkan di tiga tempat yang berbeda, yakni Gedung ex Bioskop Permata, Bioskop Sonobudoyo, dan IFI-LIP Yogyakarta pada 15-19 November 2022.

Baca juga: Ulasan, Profil Kekuatan, H2H, Pemain Kunci dan Prediksi QATAR Vs EKUADOR

FFD 2022 yang dipersembahkan oleh Forum Film Dokumenter itu, dihadiri oleh Koordinator Kelompok Kerja Apresiasi dan Literasi Film pada Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kemendikbudristek, Edi Suwardi.

Edi memberikan apresiasi terhadap usaha Festival Film Dokumenter yang terus bertahan sebagai ruang ekshibisi dan apresiasi film-film dokumenter, khususnya dari para Filmmaker Indonesia.

“Kemendikbudristek mengapresiasi kegiatan itu, bahkan dari dua tahun yang lalu kami sudah hadir di situ, sekaligus mendukung kegiatan itu. Mudah-mudahan festival itu terus berlanjut dan meningkat kualitas dan kuantitasnya,” tandasnya. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved