Piala Dunia 2022

Dua Lipa Pastikan Tidak Akan Tampil di Piala Dunia 2022, Akui Tidak Ada Negosiasi

Penyanyi asal Inggris, Dua Lipa memastikan dirinya tidak akan tampil di Piala Dunia 2022 karena memang tidak ada negosiasi ke dirinya untuk tampil

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Joko Widiyarso
www.cntravellerme.com
Dua Lipa. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada rumor beredar bahwa penyanyi asal Inggris, Dua Lipa bakal tampil di Piala Dunia 2022 saat pembukaan nanti, Minggu 20 November 2022.

Namun, pelantun ‘New Rules’ itu memastikan dirinya tidak akan tampil di pembukaan Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Doha.

“Ada banyak spekulasi kalau akan tampil di piala dunia di Qatar. Aku tidak akan tampil dan tidak dilibatkan juga dalam negosiasi untuk tampil,” ungkap Dua Lipa dalam Instagram resminya @dualipa.

Dua Lipa kemudian mengatakan akan mendukung Inggris dari jauh dan berharap bisa mengunjungi Qatar apabila negara itu sudah memenuhi ketentuan hak asasi manusia (HAM).

Qatar memang disorot lantaran dituding mengkesploitasi para pekerja migran dalam proyek infrastruktur Piala Dunia 2022.

Baca juga: Lirik Lagu Sean Paul feat Dua Lipa - No Lie:

Kelompok HAM yang berbasis di London, Equidem, menulis laporan setebal 75 halaman mengenai diskriminasi dan eksploitasi Qatar terhadap para pekerja migran.

Dalam laporan tersebut, para pekerja migran dipaksa bekerja dalam jam yang panjang di bawah kondisi yang keras, serta pelanggaran-pelanggaran HAM lainnya.

Upah pekerja dicuri karena majikan mereka menghindari tanggung jawab.

Pemerintah Qatar telah membantah berbagai tudingan pelanggaran HAM yang dilakukan terhadap para pekerja Piala Dunia 2022.

Sejumlah reformasi perburuhan diterapkan dalam beberapa tahun terakhir, menyusul sorotan dan pengawasan ketat dari internasional.

Laporan itu kemudian menggerakkan tim nasional (Timnas) Belanda untuk ikut menemui pekerja migran di Qatar, yang kondisinya tengah disorot.

Pelatih Louis van Gaal, yang juga vokal mengkritik gelaran Piala Dunia 2022, mengonfirmasi agenda pertemuan nanti.

Pria berusia 71 tahun itu mengatakan bahwa sikap Belanda sekaligus membawa pemikiran Koninklijke Nederlandse Voetbalbond (KNVB) atau Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda, yang memang vokal mengkritik Qatar selaku tuan rumah.

Baca juga: Mengaku Terkesan, Dua Lipa Cerita Tentang Duetnya dengan Hwasa Mamamoo

"Pertama-tama, kami akan pergi ke Qatar untuk menjadi juara dunia. Tetapi tentu saja, kami juga melihat lebih dari sekadar sepakbola," katanya, dilansir AP.

"kami merasa penting untuk bertemu dengan orang-orang yang terlibat. Oleh karena itu, kami mengundang mereka ke pelatihan kami untuk memberi mereka kenangan indah juga," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved