Perang Rusia Ukraina
PM Inggris Rishi Sunak Dukung Ukraina, Sebut Rusia Negara Nakal
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menegaskan dukungan untuk Ukraina dan menyebut Rusia sebagai negara nakal.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, LONDON – Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menyebut Rusia negara nakal dan mengatakan Presiden Vladimir Putin menghindari KTT G20 Bali.
Sunak menegaskan dukungan Inggris untuk Ukraina dan mengajak para pemimpin dunia agar mencela Putin karena hanya mengirim Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.
Pernyataan itu ditulis Sunak dalam artikelnya di media The Telegraph sebelum berangkat menuju KTT G20 Bali, Senin (14/11/2022).
Rishi Sunak memuji Ukraina dan pemimpinnya Vladimir Zelensky, dan menguraikan rencana aksi lima bagian yang dimaksudkan untuk menawarkan lebih banyak dukungan ke Kiev.
Baca juga: 7 Fakta tentang Rishi Sunak, Perdana Menteri Inggris yang Baru
Baca juga: Rishi Sunak Jadi PM Inggris Pertama Berdarah India, Raja Charles III Akan Melantiknya
Inggris menurut Sunak akan terus memerangi masalah bahan pangan yang ia sebut jadi senjata Rusia untuk membekukan ekonomi global.
“Kami tidak akan membiarkan masa depan ekonomi kami disandera oleh tindakan negara nakal – dan juga tidak akan sekutu kami,” kata Sunak.
“Sebaliknya, kami akan mendukung Ukraina dan kami akan bekerja untuk memenuhi setiap elemen dari rencana lima poin ini,” lanjut Sunak.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menanggapi pernyataan Rishi Sunak sembari menunjukkan tuduhan itu tidak berdasar.
Rusia tidak mengganggu pasokan makanan ke pasar dunia, dan malah membantu memastikan sejumlah kecil pasokan berhasil dikirimkan.
“Sebagian besar pasokan makanan dari volume global tidak terkait dengan Rusia atau Ukraina,” kata Peskov kepada wartawan, Senin.
Pernyataan keras Rishi Sunak itu mengawali pemanasan KTT G20 Bali, yang diduga akan menjadi pesta yang menghancurkan Rusia.
Media Politico di AS melaporkan Presiden Indonesia Joko Widodo telah mendesak para politisi barat di KTT G20 Bali untuk melunakkan kritik mereka terhadap Moskow.
Tujuannya acara puncak KTT G20 Bali ini dapat diakhiri dengan deklarasi bersama dari semua anggota, termasuk Rusia dan China.
Presiden Jokowi dilaporkan berusaha menghindari mengecualikan Rusia dari forum dan menjadikannya G19, seperti yang dilakukan G8 (sekarang G7) setelah Rusia merebut Krimea.
Vladimir Putin diwakili Menlu Sergey Lavrov di KTT G20 Bali. Putin juga tidak akan berbicara kepada para pemimpin yang berkumpul melalui video.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/7-Fakta-tentang-Rishi-Sunak-Perdana-Menteri-Inggris-yang-Baru.jpg)