Berita Jogja Hari Ini

GIPI DIY Sambut Baik Penambahan Penerbangan Internasional ke YIA

Maskapai asal Malaysia, Malaysia Airlines resmi mendarat di YIA, Rabu (02/11/2022). Masuknya penerbangan langsung maskapai internasional tersebut

Istimewa
Maskapai Malaysia Airlines mendarat perdana di YIA, Rabu (2/11/2022). Pendaratan perdana disambut dengan prosesi water salute. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Maskapai asal Malaysia, Malaysia Airlines resmi mendarat di YIA, Rabu (02/11/2022).

Masuknya penerbangan langsung maskapai internasional tersebut disambut baik oleh Ketua Gabungan Industri Pariwisata Industri (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie.

Menurut dia, penambahan penerbangan internasional ke YIA akan berdampak positif pada industri pariwisata di DIY.

Baca juga: INFO Gempa BMKG di Pulau Jawa Hari Ini 5 November 2022, Ada di DI Yogyakarta dan Jawa Timur

Tentunya penerbangan langsung tersebut bakal meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogyakarta.

"Tentunya GIPI menyambut baik dan memberikan apresiasi dengan bertambahnya international flight yang masuk ke YIA. Tentunya pasti akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan wisatawan mancanegara," katanya, Sabtu (05/11/2022).

Menurut dia, rute penerbangan KUL-YIA-KUL dari Malaysia Airlines bisa menjadi peluang untuk membuat paket wisata baru, dengan weekend package.

Ditambah lagi penerbangan dari Kuala Lumpur dan Singapura merupakan airpot hub dari penerbangan negara Eropa ke negara Asia lainnya.

"Untuk market Malaysia  dan Singapura sebenarnya bisa digarap untuk weekend package karena jarak dan waktu, serta karakteristik Asian market sangat memungkinkan," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengungkapkan bakal ada dua penerbangan internasional yang segera mendarat di YIA.

Dua maskapai penerbangan tersebut adalah Malaysia Airlines dari Malaysia dan Thai Smile Air dari Thailand.

Dengan penambahan penerbangan langsung, Singgih berharap dapat mempermudah aksesibilitas wisman.

Apalagi hingga saat ini tren kunjungan wisman ke DIY masih terbilang tinggi, mulai dari Malaysia, Singapura, dan negara Eropa. 

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 5 November 2022: Tercatat Aktivitas 12 Kali Gempa Guguran

Pandemi Covid-19 membuat pola kunjungan wisatawan berubah, sebab wisatawan beralih menggunakan penerbangan langsung.

Untuk itu, penerbangan langsung ke YIA memang perlu ditambah, apalagi Thailand juga menjadi hub wisman berbagai negara. 

"Era pandemi, mereka memilih transportasi yang direct tanpa harus berlama-lama dengan transit beberapa kali, risiko dan makan biaya pastinya. Dengan adanya penerbangan langsung tentu akan mempermudah akses wisatawan," ujarnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved