Berita Kesehatan

Penyebab Batuk Berdahak, Ciri-ciri dan Cara Diagnosanya

Batuk terjadi sebagai respons tubuh dalam menghadapi iritasi di saluran pernapasan.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
netdoctor.co.uk
ilustrasi 

Tribunjogja.com - Batuk menjadi keluhan yang kerap kali melanda saat imunitas tubuh sedang menurun.

Batuk terjadi sebagai respons tubuh dalam menghadapi iritasi di saluran pernapasan.

Sumber iritasi ini bisa berupa debu, alergen, polusi, sampai asap.

Melansir Healthline, batuk terjadi melalui proses yang berlangsung cepat.

Saat sumber iritasi memasuki saluran pernapasan, otak spontan mengirimkan sinyal melalui sumsum tulang belakang, ke otot-otot di dada dan perut.

Ketika otot tersebut berkontraksi dengan cepat, reaksinya mendorong udara keluar lewat saluran pernapasan.

Metode mengeluarkan semburan udara yang dikenal lewat batuk ini, membantu untuk mengeluarkan atau "mengusir" sumber iritasi.

Baca juga: Ciri-ciri Jenis Batuk yang Bisa Menjadi Tanda Gejala Penyakit Jantung, Waspadalah

Ciri-ciri batuk berdahak

Melansir Cleveland Clinic, terdapat dua jenis batuk.

Yakni, batuk kering dan batuk berdahak.

Batuk berdahak kerap dikeluhkan.

Karena, disertai lendir yang keluar dari paru-paru atau mengalir ke belakang tenggorokan.

Selain menghasilkan dahan, batuk jenis basah atau produktif ini juga memiliki ciri khas.

Salah satunya, ditandai produksi lendir meningkat lebih banyak dari biasanya.

Saking banyaknya, terkadang rasanya sampai ada sesuatu yang mengganjal di belakang tenggorokan atau berjejal di dada.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved