Perang Rusia Ukraina
Rudal Darat ke Udara AS Produk Raytheon Mulai Dipasang di Ukraina
Raytheon Technologies mengumumkan dua sistem rudal jarak menengah NASAMS diserahkan ke pemerintah AS dan telah dipasang di Ukraina.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
NEWS UPDATE
- Raytheon menyerahkan rudal darat ke udara NASAMS ke pemerintah AS untuk dikirimkan ke Ukraina
- Rusia kembali ingatkan AS dan sekutu barat Washington terkait ancaman penggunaan bom kotor oleh Ukraina
- IAEA kirimkan dua pemantau nuklir ke Ukraina guna memeriksa laporan dan klaim plot bom kotor yang diumumkan Moskow
TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW – Chief Executive Officer (CEO) Raytheon, Greg Hayes, mengatakan dua sistem rudal darat ke udara AS mulai dipasang di Ukraina.
Peluru kendali produk industri militer Raytheon Technologies itu masuk kategori National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS), rudal jarak sedang.
Pemerintah AS baru-baru ini mengirimkan rudal it uke Ukraina, bagian dari proyek bantuan militer Washington untuk Kiev guna melawan Rusia.
"Kami baru saja mengirimkan dua sistem NASAMS ... kami mengirimkannya ke pemerintah (AS) beberapa minggu yang lalu, mereka sedang dipasang di Ukraina hari ini," kata Hayes kepada stasiun televisi CNBC, Selasa (25/10/2022) dikutip Sputniknews Rabu (26/10/2022).
Pentagon tidak segera menanggapi Sputniknews untuk permintaan komentar tentang masalah ini.
Hayes menambahkan saat ini pemerintah AS telah memutuskan mereka hanya akan mengizinkan NASAMS masuk ke Ukraina.
Sementara sistem pertahanan rudal Patriot takkan diizinkan dikirim ke Ukraina. Raytheon dikenal jadi tulang punggung industri senjata AS.
Setiap keputusan akhir tentang apakah sistem pertahanan rudal Patriot akan dikerahkan ke Ukraina menurut Hayes akan datang dari Gedung Putih.
Kehadiran NASAMS akan melengkapi sistem artileri jarak jauh HIMARS dari AS, yang sudah lebih dulu digunakan pasukan Ukraina.
Ukraina mengharapkan menerima setidaknya enam NASAMS lagi sebagai bagian dari paket bantuan militer senilai $ 2,98 miliar untuk Kiev yang diumumkan Agustus.
NASAMS adalah sistem pertahanan udara berbasis darat jarak pendek hingga menengah yang dapat bertahan melawan drone, helikopter, rudal jelajah, dan pesawat terbang.
Kemunculan rudal darat ke udara jarak menengah di Ukraina berpotensi mengubah jalannya pertempuran antara Rusia dan pasukan Kiev.
Pendapatan Raytheon Melonjak
Raytheon Technologies yang berbasis di AS, dikenal produsen kedirgantaraan dan pertahanan terbesar di dunia berdasarkan pendapatan dan kapitalisasi pasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wow-Rudal-Hipersonik-Raytheon-Milik-AS-Mampu-Melesat-Dengan-Kecepatan-6200-KM-Per-Jam.jpg)