Serie A
AC MILAN: Di Balik Telat Panasnya Charles De Ketelaere Menurut Fabio Capello
Charles De Ketelaere sedang mengalami saat yang sulit belum berhasil sejak bergabung dengan Rossoneri selama musim panas dari Club Brugge
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Itu adalah Charles De Ketelaere, pemain yang seharusnya mencetak gol kelima AC Milan ke gawang Monza di San Siro, Sabtu (22/10/2022) WIB.
De Ketelaere melewatkan peluang emas mencetak gol di depan gawang ketika berdiri bebas tetapi justru gagal meneruskan umpan Junior Messias.
MilanNews melaporkan bahwa tim AC Milan seperi biasa berkumpul di tengah lapangan pada akhir pertandingan, seperti dikutip dari Football Italia.
Kemudian pasukan Stefano Pioli berterima kasih kepada para penggemar dengan merayakan kemenangan di depan Ultras AC Milan, Curva Sud.
Semua pemain ada kecuali De Ketelaere, yang meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk setelah beberapa menit sebelumnya gagal mencetak gol kelima tim.
Pemain Belgia tersebut diperkirakan sangat kecewa dengan peluang emas yang melayang sia-sia, hingga memilih langsung menuju ke terowongan Stadion San Siro.
Kekecewaannya terlihat jelas saat ia memilih untuk tidak ikut merayakan seusai pertandingan bersama timnya.
Namun itu juga bisa menjadi pertanda yang menggembirakan bahwa ia memiliki semangat yang membara di dalam dirinya untuk berkontribusi lebih banyak bagi AC Milan.
Dengan hasil kemenangan itu, AC Milan berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia Serie A dengan 26 poin, sama dengan perolehan Napoli, tetapi selisih gol.
Pioli soal De Ketelaere

Di sisi lain, pelatih AC Milan Stefano Pioli juga memberikan pandangannya tentang Charles De Ketelaere yang masuk dari bangku cadangan dan melewatkan peluang mencetak gol.
“Jangan lupa bahwa ini adalah tahun ketiga Brahim (Brahim) bersama kami dan Charles (De Ketelaere) baru berada di sini selama beberapa bulan.
“Saya berniat memainkannya De Ketelaere hanya selama 15 menit malam ini, tetapi kami harus terburu-buru karena cedera itu.
“Dia memiliki kualitas, dia hanya perlu percaya pada dirinya sendiri untuk benar-benar mengeluarkan potensi itu.
“Dia anak yang cerdas, dia tahu betapa bagusnya dia, tetapi ini adalah proses dan akan membutuhkan waktu dengan penampilan yang bagus dan tidak terlalu bagus untuk sampai ke sana.”