Mengenal GJ-11 Drone Siluman Paling Canggih Produk Militer China

Drone siluman GJ-11 China diyakini mampu bertempur di wilayah musuh tanpa terdeteksi dan beroperasi bersama jet siluman J-20.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Global Times
Drone siluman GJ-11 dipamerkan di Beijing sepanjang pekan lalu. Pesawat tanpa awak berkemampuan siluman ini pertama kali muncul di Zuhai Air Show pada 2019. 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIJING – Industri militer China memamerkan GJ-11, drone atau pesawat nirawak baru berkemampuan siluman.

Pesawat berpengendali jarak jauh itu dipamerkan di Beijing Exhibition Center, beriringan Kongres Partai Komunis China yang berakhir hari ini, Senin (24/10/2022).

Dikutip dari media resmi China Global Times, kendaraan udara tanpa awak (UAV) mampu melakukan misi rahasia untuk membuktikan superioritas udara China.

Analis militer mengatakan laporan itu tampaknya kontra-intuitif, dimungkinkan untuk menunjukkan beberapa konsep baru pertempuran udara.

GJ-11 yang dikembangkan secara independen, termasuk jenis pesawat tempur tanpa awak dengan kemampuan siluman, penetrasi tinggi, dan serangan presisi tinggi.

Stasiun televisi resmi China, China Central Television (CCTV) merilis tayangan seputar drone ini Kamis pekan lalu.

Tidak hanya dapat terbang tinggi dan cepat, ia juga dapat melakukan misi termasuk perebutan superioritas udara ofensif.

Pesawat ini juga dinyatakan mampu terlibat operasi pertahanan udara di bawah ancaman tinggi dan di lingkungan yang sangat diperebutkan di kelas jet tempur siluman J-20.

Ini adalah pertama kalinya sebuah media resmi mengungkapkan GJ-11 mampu merebut superioritas udara.

Dipercaya secara luas drone pengintai bersenjata, termasuk GJ-11 yang memiliki desain aerodinamis sayap terbang dan desain saluran masuk udara yang dipasang di atas, cocok untuk misi perebutan udara.

Karena pesawat siluman dapat menembus jauh di belakang pertahanan udara musuh, ia dapat melakukan misi serangan presisi di lapangan udara dan pangkalan musuh.

Menurut seorang pengamat militer anonym, dengan cara ini, musuh harus menyerahkan superioritas udara karena mereka tidak memiliki pesawat di udara.

Menurut laporan lain baru-baru ini oleh CCTV, beberapa drone siluman seperti GJ-11 dapat menemani jet tempur J-20 berkursi ganda dalam misi bersama.

Dalam konsep ini, drone dapat berfungsi sebagai pembawa rudal eksternal dan menembakkan rudal udara ke udara untuk J-20 dari jarak jauh.

Ini menurut pengamat yang diwawancara Global Times, yang menunjukkan GJ-11 dapat melakukan misi superioritas udara.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved