Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Musim Penghujan, BPBD DIY Imbau Warga Waspada terhadap Bencana
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika DIY, lima hari ke depan di wilayahnya terdapat cuaca ekstrem.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) DI Yogyakarta terus mengingatkan masyarakatnya untuk meningkatkan kewaspadaan adanya cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin dan petir.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Drs. Biwara Yuswantana, M.Si, mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika DIY, lima hari ke depan di wilayahnya terdapat cuaca ekstrem.
"Dengan kondisi dan informasi itu, kami berharap dan meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sesuai dengan tingkat keamanan masing-masing. Baik itu di mana mereka tinggal maupun mereka berada," ujar Biwara kepada wartawan di Teras Malioboro 1, Selasa (11/10/2022) pagi.
Baca juga: Laporan BPBD Sleman Terkait Dampak Hujan Deras yang Mengguyur, Ada Pohon Tumbang hingga Atap Rusak
Terlebih, bagi masyarakat yang tinggal di daerah lereng dan rawan longsor perlu meningkatkan kewaspadaan.
Selanjutnya, apabila terdapat gejala pergerakan tanah berupa material yang terbawa air, tanah yang larut di dalam air, hingga pohon-pohon miring, perlu diwaspadai.
Tidak hanya itu saja, apabila terjadi hujan lebat di daerah rawan bencana dengan kurun waktu lebih dari tiga jam harus, masyarakat diharapkan bisa segera mengamankan diri.
Kemudian, bagi masyarakat yang tinggal di daerah pepohonan terlalu rimbun, pepohonan lapuk, hingga pepohonan yang berpotensi tidak kuat terterpa angin kencang, diimbau untuk segera mengasesmen lingkungannya.
"Mau enggak mau harus kita terima musim ini dengan karakteristik seperti kemarin, musim kemarau yang basah. (Tetapi) sekarang kita masuk musim pancaroba," ucapnya.
Oleh karena itu, ia berharap, adanya peristiwa alam diwilayahnya jangan sampai menjadi bencana.
Sebagai langkah penyebaran informasi, pihaknya berharap, masyarakat bisa mengikuti akun sosial media mengenai informasi gempa dan lainnya.
Baca juga: BPBD DIY Imbau Masyarakat Waspada Potensi Bencana Musim Pancaroba
"Karena kalau kita mengikuti itu bisa lebih mengantisipasi (kejadian bencana alam). Kita bisa lebih waspada seperti apa cuaca di sekitar kita atau di daerah kita," tutur Biwara.
Pihaknya pun telah memiliki data kawasan rawan bencana.
Baik itu kawasan rawan bencana erupsi merapi, gempa, tsunami, longsor, banjir hingga kekeringan.
"Itu yang menjadi basis kami untuk mendorong kesiap siagaan. Baik itu melalui pembentukan kelurahan tangguh bencana hingga satuan pendidikan aman bencana di lokasi rawan bencana," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Musim-Penghujan-BPBD-DIY-Imbau-Warga-Waspada-terhadap-Bencana.jpg)