Warga Bruno Purworejo Sambut Baik Usulan Pengadaan Unit Sekolah Baru SMA Negeri di Wilayahnya
Unit Sekolah Baru tersebut menyasar 6 kecamatan di Jawa Tengah, termasuk Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah telah mengusulkan pengadaan 6 (enam) unit sekolah baru (USB) dalam rangka pemerataan akses pendidikan di wilayahnya, menyusul pemberlakuan sistem zonasi.
USB tersebut menyasar 6 kecamatan di Jawa Tengah, termasuk Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.
Sekadar informasi, saat ini Kecamatan Bruno hanya memiliki satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta.
Padahal, minat pelajar untuk masuk ke SMA atau SMK Negeri di wilayah tersebut cukup banyak.
Minimnya akses pendidikan tingkat menengah atas Negeri tersebut membuat warga Bruno terpaksa menyekolahkan anaknya ke wilayah lain.
Yang mana rata-rata berjarak lebih dari 10 kilometer (Km) dengan waktu tempuh minimal 30 menit.
Seperti halnya Suyatmi (50), yang menyekolahkan putrinya, Suniatun, di SMKN 2 Purworejo, Desa Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo, Purworejo.
SMK Negeri tersebut berjarak sekitar 19 Kilometer dari rumah Suyatmi yang berlokasi di Dusun Peniron, Desa Plipiron, Kecamatan Bruno.
Desa tersebut berada di pintu masuk Kecamatan Bruno, yang mana menjadi wilayah terdekat dengan kecamatan lain.
Suyatmi bercerita setiap hari putrinya berangkat ke sekolah pukul 06.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor.
Lokasi sekolah yang jauh dan akses jalan utama berkelok-kelok, kadang membuat Suyatmi khawatir.
"Jelas saya khawatir. Apalagi kalau putri saya pulang kesorean, rasanya tidak tenang. Kalau di Bruno ada sekolah negeri, ya akan saya sekolahkan di sana. Soalnya, putri saya kemarin mintanya ke sekolah negeri," ungkap Suyatmi kepada Tribunjogja.com, Kamis (6/10/2022).
Ia menyebut, pengadaan SMAN atau SMKN di Kecamatan Bruno sangat perlu untuk menunjang pendidikan putra-putri Bruno.
"Perlu ada, agar tidak kejauhan sekolahnya," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Basroni (60), Ketua RT 1 Dusun Peniron sekaligus wali murid seorang siswa di SMK Pancasila 1 Kutoarjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kantor-Kecamatan-Bruno-Purworejo.jpg)