Berita Pendidikan Hari Ini

Lewat Desain Sablon, SD Muhammadiyah Kutoarjo Purworejo Ajarkan Anak Berani Kotor dan Berkreasi

SD Muhammadiyah Kutoarjo mengadakan pembelajaran berasal dari wali murid yang mengangkat tema spesial Parent Teaching.

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Dewi Rukmini
Seorang siswa Kelas 1-D SD Muhammadiyah Kutoarjo pamerkan hasil karya mewarnai kaos sebelum disablon (dipres). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Di sebuah ruang kelas berukuran sekitar 7x5 m2, puluhan anak tampak fokus berkutat dengan dunianya. 

Anak-anak berusia sekitar 6 tahun yang biasanya aktif itu, terlihat antusias mewarnai baju bergambar yang ada di depannya. 

Mereka adalah murid kelas 1-D dari SD Muhammadiyah Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Murid perempuan mewarnai baju bergambar kuda poni bertanduk (unicron), sementara siswa laki-laki mewarnai baju pendek bergambar bola dengan tulisan 'play time'.

Baca juga: Kisah Dua Bocah Asal Purworejo Raih Juara 2 FLS2N Tingkat Nasional Lewat Pantomim

Mereka bebas mengores cat warna dari tinta sablon (khusus kain) didampingi oleh orang tua masing-masing alias wali murid. 

Ada yang hanya mewarnai objek di atas kaos.

Ada pula yang menambahkan objek lain di sekitar gambar dasar. 

Nur Rofiqoh, wali kelas 1D SD Muhammadiyah Kutoarjo, mengungkapkan, kegiatan yang berlangsung Sabtu (1/10/2022) itu merupakan agenda rutin bertajuk Sabtu Ceria.

Kali ini, ia mengangkat tema spesial Parent Teaching, dimana seluruh pembelajaran berasal dari  wali murid. 

"Kegiatan Sabtu Ceria kali ini, wali murid sepakat memperkenalkan dunia desain, sablon, dan usaha kreatif sejak dini. Pemangku materinya kebetulan wali murid siswa yang memiliki usaha sablon pakaian," ucap Nur kepada Tribunjogja.com .

Dalam kegiatan itu, Erlin (37), wali murid sekaligus pemilik usaha sablon, ingin mengajak anak-anak untuk berani kotor dalam berkreasi.

Ia memperkenalkan dunia desain kreatif lalu mengajak anak-anak untuk mempraktekkan secara langsung. 

"Kami menyiapkan kaos, alat sablon, dan 5 warna dasar tinta sablon, yakni merah, putih, biru, hitam, dan kuning," jelasnya.

Baca juga: Bupati Purworejo Tekankan Sinergitas Percepat Penurunan Angka Stunting

Ia mengklaim, bahan pewarna yang dipakai aman untuk anak-anak karena berbahan dasar air (water base). 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved