Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Kuliah Umum di Unisa Yogya, DPD RI Tantang Mahasiswa Tunjukkan Atraktivitas

Anggota DPD RI , M. Afnan Hadikusumo menantang para mahasiswa di Yogyakarta untuk ikut andil dalam memajukan bangsa.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi DPD RI
Suasana Sosialisasi Empat Pilar Bernegara yang berlangsung di Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Minggu (26/9/22) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota DPD RI , M. Afnan Hadikusumo menantang para mahasiswa di Yogyakarta untuk ikut andil dalam memajukan bangsa.

Karena itu, generasi muda harus agresif, atraktif dan mempertahankan semangat juang.

Tetapi, ia menyebut, dewasa ini, idealisme mahasiswa kian memudar dan nilai-nilai juangnya pun hampir tidak ada lagi.

Padahal, seharusnya, mereka mencontoh orang tua, atau para pendahulu yang seakan tak kenal kata menyerah mengjadapi penindasan dan penjajahan.

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Mikroalga Jadi Minyak Goreng  

"Sedikit banyak, ini karena mahasiswa sudah menikmati hidup yang lebih enak, nyaman, mapan. Kebutuhan sekolah, hiburan, sandang, papan, transportasi, kesehatan, semuanya ada, dan tersedia," cetusnya, di sela acara Sosialisasi Empat Pilar Bernegara yang berlangsung di Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Minggu (26/9/2022) sore.

Cucu pahlawan nasional Ki Bagus Hadikusumo tersebut, menjelaskan, generasi muda merupakan penerus yang bakal mengangkat harkat, martabat, serta kejayaan suatu bangsa.

Maka, tidak berlebihan, jikalau keberadaan mereka harus menjadi agenda prioritas dalam pembangunan.

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Prototipe Alat Pendeteksi Kekeroposan pada Pohon

"Dalam era reformasi, generasi muda seharusnya lebih agresif, atraktif, kreatif, serta lebih berani menuangkan ide-ide serta aspirasinya. Mahasiswa harus mampu menuntut hak-haknya jika memang dikebiri," tandas Afnan.

Dengan begitu, hegemoni pemuda terpelajar bisa kembali seperti masa lampau.

Sebut saja, perjuangan para mahasiswa STOVIA melawan Belanda untuk mewujudkan kemerdekaan, peran KAMMI dalam mengkritisi pemerintahan orde lama, hingga peran mahasiswa dalam melakukan perubahan pemerintahan orba dan menegakkan demokrasi.

"Meskipun begitu, harus diakui, setiap generasi memiliki problem yang berbeda-beda, dalam memasuki periode perjuangannya," ujar senator asal Kota Yogya itu. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved