Berita Kriminal Hari Ini

Polres Sleman Musnahkan 9,9 Kilogram Sabu dari Jaringan Internasional

Satres Narkoba Kepolisian Resor Sleman memusnahkan barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 9,944 kilogram yang bersumber dari jaringan in

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Wakapolres Sleman Kompol Andhyka Donny Hendrawan menunjukkan barang bukti sabu seberat 9,944 kilogram yang akan dimusnahkan menggunakan mesin incenerator. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satres Narkoba Kepolisian Resor Sleman memusnahkan barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 9,944 kilogram yang bersumber dari jaringan internasional.

Pemusnahan barang bukti yang disita dari dua tersangka tersebut dilaksanakan di halaman Polres Sleman menggunakan mesin incenerator. 

Prosesi pemusnahan dipimpin Waka Polres Sleman, Komisaris Polisi Andhyka Donny Hendrawan.

Baca juga: 3 Tempat Wisata Jogja Asyik dan Cocok untuk Ngedate Bareng Pasangan

Dengan mengenakan sarung tangan, Andhyka bersama pejabat yang hadir meletakan satu per satu paket sabu ke dalam mesin.

Lalu dimusnahkan. Menurut dia, total ada 9,944 kilogram sabu yang dimusnahkan.

Pemusnahan barang bukti sabu sebanyak itu, diakuinya bisa menyelematkan 20.000 orang dari penyalahgunaan barang haram. 

"Dengan barang bukti 9,944 kilogram ini, tentu kita menyelematkan anak bangsa sebanyak 20.000 orang, dengan estimasi penggunaan 0,5 gram per orang," kata dia, Kamis (22/9/2022). 

Andhyka mengungkapkan, sabu dengan berat 9,944 kilogram tersebut merupakan tangkapan terbesar sejak berdirinya Satuan Reserse Narkoba di Polres Sleman yang dibentuk tahun 2003.

Rekor ini tentu tidak lantas membuat penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba berhenti.

Menurut dia, Polres Sleman yang sebentar lagi menjadi Polresta akan terus meningkat giat preventif, preemtif maupun represif.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved