Hasil Studi Ungkap Sering Bercinta Bantu Mengatasi Batu Ginjal

Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa berhubungan seks secara rutin dapat memiliki manfaat yang potensial terhadap masalah batu ginjal.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
FlairImages
Ilustrasi bercinta 

Tribunjogja.com - Batu ginjal merupakan satu di antara penyakit yang bisa menyerang siapa saja.

Pencegahan batu ginjal bisa dilakukan dengan berbagai cara di antaranya adalah dengan menjaga pola hidup sehat.

Namun tahukah Anda sebuah studi menyebut bahwa hubungan seks alias bercinta juga bisa mengatasi batu ginjal.

ilustrasi
ilustrasi (lifelinescreening.com)

Ya, sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa berhubungan seks secara rutin dapat memiliki manfaat yang potensial terhadap masalah batu ginjal.

Studi berjudul "Pleasurable ways to spontaneously expulse distal ureteral stones" yang dilakukan oleh tim dokter urologi di Universitas Airlangga di Surabaya, Indonesia, itu pun meneliti efek orgasme dan ejakulasi pada penderita batu ginjal.

Baca juga: Inilah Tanda-tanda Seseorang Mengalami Ginjal Stadium Akhir

Dalam studi tersebut, para dokter meninjau lima studi berbeda yang melibatkan 406 peserta untuk sampai pada kesimpulan mereka. Peserta diberi instruksi untuk melakukan hubungan seks atau masturbasi tiga sampai empat kali setiap minggu, atau menahan diri untuk tidak melakukan salah satu aktivitas tersebut.

Dari hasil studi, para dokter pun menemukan bahwa orgasme dan ejakulasi dapat menyebabkan kontraksi maupun relaksasi leher kandung kemih yang dapat membantu mengeluarkan batu ginjal.

Karena, pada saat otot-otot rileks, urin — bersama dengan batu ginjal — dapat dengan mudah melewati uretra. Dan di antara kelompok partisipan yang aktif secara seksual, tingkat pengeluaran batu ginjal mereka pun terbukti 5,7 lebih tinggi daripada kelompok kontrol.

"Melakukan hubungan seksual atau masturbasi selama tiga sampai empat kali seminggu bermanfaat untuk mengeluarkan batu ureter distal," demikian penjelasan yang tertulis dalam laporan studi.

Aktivitas seks mengurangi konsumsi obat dan prosedur lain

Selain memudahkan proses pengeluaran batu ginjal, studi ini pun mengungkapkan bahwa mereka yang secara teratur melakukan aktivitas seksual cenderung tidak memerlukan obat pereda nyeri jika mereka memang memiliki batu ginjal.

Di mana, para dokter menemukan bahwa seks dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh batu ginjal, dengan 62 persen lebih sedikit partisipan dalam kelompok itu yang membutuhkan pereda nyeri.

Sering kali ketika batu ginjal terlalu besar untuk dilewati, diperlukan prosedur untuk memecahnya. Kendati demikian, studi ini menunjukkan bahwa jumlah orang yang memerlukan prosedur itu juga berkurang hingga 20 persen.(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved