Serie A
AC MILAN 1-2 Napoli: Bisa Apa Rossoneri Tanpa Rafael Leao?
Hasil Liga Italia Serie A Pekan 7 tadi malam antara AC Milan vs Napoli di San Siro yang berakhir 1-2 menjadi bukti sahih vitalnya peran Rafael Leao.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
“Jelas, pelatih tidak meminta kami melakukan apa yang biasanya dilakukan Leao, karena kami memiliki kualitas yang berbeda.
“Napoli memanfaatkan dua peluang mereka sebaik-baiknya, dan mereka tidak benar-benar memiliki lebih dari itu.
“Kekalahan ini menyakitkan, terutama sebelum jeda dua minggu untuk tugas internasional.”
Napoli dan Atalanta sekarang berada di puncak klasemen Serie A dengan 17 poin, diikuti oleh Udinese dengan 16 poin, Milan dan Lazio 14 poin, Roma 13 poin, dan Inter Milan 12 poin.
“Ini adalah perlombaan Scudetto yang sulit dan semua tim telah diperkuat, tetapi kami akan mencoba untuk berada di atas sana berjuang sampai akhir.”
Apa kata Pioli?
Stefano Pioli mengatakan dua hal yang membuatnya khawatir setelah AC Milan kalah 1-2 dari Napoli di San Siro, Senin (19/9/2022) WIB.
Menurutnya, AC Milan sebenarnya mampu tampil baik di kandang melawan Napoli, tetapi itu saja ternyata tidak cukup untuk meraih tiga poin.
Pelatih AC Milan menegaskan bahwa kekalahan adalah sebuah kepahitan setelah pasukannya gagal memanfaatkan sejumlah peluang menjadi gol.
Satu-satunya gol AC Milan diciptakan Olivier Giroud di menit 69, sedangkan dua gol Napoli ditorehkan Matteo Politano dari titik penalti di menit 55 dan Giovani Simeone di menit 78.
Dengan hasil Liga Italia Serie A tadi malam AC Milan 1-2 Napoli, Rossoneri ada di peringkat kelima klasemen sementara, dan Napoli kokoh di puncak.
AC Milan pun gagal mempertahankan rekor 22 pertandingan tidak terkalahkan mereka di Liga Italia Serie A ketika takluk dari Napoli di Pekan 7.
“Saya tidak puas sama sekali dan pemain saya juga tidak. Kami hanya mencetak satu gol, yang tidak cukup untuk semua (peluang) yang kami ciptakan,” kata Pioli kepada DAZN, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
“Ini (AC Milan 1-2 Napoli) mengecewakan, karena malam bisa terjadi ketika lawan bermain lebih baik, tetapi dalam hal ini kami seharusnya tidak kalah.
“Saya harap kami akan belajar dari ini untuk lebih efektif di depan gawang, karena kami melakukan segalanya dengan benar kecuali kesalahan dan kurangnya determinasi di kedua area penalti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Alexis-Saelemaekers-vs-Khvicha-Kvaratskhelia-di-Liga-Italia-Serie-A-AC-Milan-vs-Napoli-di-San-Siro.jpg)