Serie A
AC MILAN 1-2 Napoli: Bisa Apa Rossoneri Tanpa Rafael Leao?
Hasil Liga Italia Serie A Pekan 7 tadi malam antara AC Milan vs Napoli di San Siro yang berakhir 1-2 menjadi bukti sahih vitalnya peran Rafael Leao.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - AC Milan terbukti tidak dapat berbuat banyak tanpa kehadiran Rafael Leao.
Hasil Liga Italia Serie A Pekan 7 tadi malam antara AC Milan vs Napoli di San Siro yang berakhir 1-2 menjadi bukti sahih vitalnya peran Rafael Leao.
Satu-satunya gol AC Milan diciptakan Olivier Giroud di menit 69, sedangkan dua gol Napoli ditorehkan Matteo Politano dari titik penalti di menit 55 dan Giovani Simeone di menit 78.
Rade Krunic mengakui bahwa Rafael Leao bukanlah seseorang yang bisa dengan mudah digantikan oleh AC Milan.
Namun setidaknya, permainan positif di kandang saat melawan Napoli menunjukkan bahwa AC Milan sesungguhnya bisa tampil bagus tanpa Rafael Leao.
Dengan hasil Liga Italia Serie A tadi malam AC Milan 1-2 Napoli, Rossoneri ada di peringkat kelima klasemen sementara, dan Napoli kokoh di puncak.
AC Milan pun gagal mempertahankan rekor 22 pertandingan tidak terkalahkan mereka di Liga Italia Serie A ketika takluk dari Napoli di Pekan 7.
“Itu tidak mudah melawan lawan yang begitu kuat, tetapi kami juga tidak bisa senang hanya dengan kinerja yang kuat dan tidak beruntung membentur tiang dua kali,” kata Krunic kepada Sky Sport Italia dan DAZN, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
“Kami mengendalikan bola dengan baik dan menciptakan peluang, tetapi bisa berbuat lebih banyak dengan peluang itu.”
Rafael Leao sangat dirindukan karena skorsing, saat Alexis Saelemaekers masuk di kiri, dengan Charles De Ketelaere di tengah dan Krunic di kanan.
“Kami terbiasa bermain dengan Rafael Leao, yang memiliki karakteristik yang sangat spesifik ini.
“Namun kami masih bermain bagus hari ini sebagai sebuah tim dan membuktikan bahwa kami bisa melakukannya tanpa dia.
Sedangkan tentang perannya dalam pasukan Stefano Pioli, Rade Krunic pun memberikan penjelasan.
“Peran ideal saya adalah di lini tengah dengan tiga pemain, tapi (formasi) itu tidak ada di AC Milan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Alexis-Saelemaekers-vs-Khvicha-Kvaratskhelia-di-Liga-Italia-Serie-A-AC-Milan-vs-Napoli-di-San-Siro.jpg)