Berita Bantul Hari Ini

Tidak Ingin Kunjungan Wisata Turun, Bupati Bantul Batalkan Naikkan Retribusi Pansela

Pembatalan kenaikan retribusi ini karena Pemkab Bantul tidak ingin objek wisata di Bumi Projotamansari sepi dari kunjungan wisatawan.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih 

TRIBUNJOGJA.COM - Tarif retribusi masuk wisata pantai selatan (pansela) di Kabupaten Bantul urung dinaikkan.

Bupati Bantul , Abdul Halim Muslih menyatakan pembatalan kenaikan retribusi ini karena pihaknya tidak ingin objek wisata di Bumi Projotamansari sepi dari kunjungan wisatawan.

Rencananya di tahun ini, tarif retribusi pansela akan naik menjadi Rp 15 ribu dari sebelumnya Rp 10 ribu.

Halim menjelaskan jika tidak ada goncangan ekonomi makro maka tarif itu akan jadi dinaikkan.

Namun setelah ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) maka akan berimbas pada inflasi dan terjadi kenaikan harga di beberapa sektor, termasuk transportasi.

"Kalau harga transportasi naik, biaya studi tour, biaya piknik, biaya wisata akan naik maka dampaknya bisa terjadi pada penurunan wisatawan. Ini yang tidak kita inginkan," ujarnya Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Bupati Halim Tak Ingin Pengunjung Turun, Batalkan Kenaikan Retribusi Pansela

Bupati menilai, jika kunjungan ke objek wisata di Bantul turun maka akan berdampak lebih besar pada pendapatan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata.

Ia menjelaskan bahwa banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sekitar objek wisata.  

Menurutnya, jika daya beli masyarakat rendah, termasuk rendahnya daya beli sektor pariwisata, maka akan berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan ke Bantul .

"Maka dengan pertimbangan itu kenaikan retribusi kita batalkan," ujar Bupati.

Adapun dari catatan Dinas Pariwisata Bantul , jumlah kunjungan wisatawan di Bantul dalam sepekan (5-11 September 2022) turun 22 persen dari pekan sebelumnya.

Di mana jumlah kunjungan dalam sepekan hanya 34.005 orang.

Sementara pada 29 Agustus sampai 4 September jumlah kunjungan wisatawan mencapai 42.974 orang.

Baca juga: Imbas Kenaikan Harga BBM, Dinas Pariwisata Bantul Urung Naikkan Tarif Retribusi ke Pantai Selatan

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul Yuli Hernadi menjelaskan, bahwa pihaknya belum bisa memastikan bahwa penurunan itu lantaran dampak dari kenaikan harga BBM .

"Dimungkinkan karena pelajar sudah masuk sekolah, dan bukan masa libur sekolah, sehingga kemungkinan pengaruhnya itu. Kalau parangtritis kan banyak dikunjungi rombongan besar, termasuk pelajar," ujarnya.  

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved