Berita Kulon Progo Hari Ini
3 SRU Dikerahkan untuk Pencarian Korban Hanyut di Sungai Progo
Pencarian terhadap Ariska Nur Bintoro (22) yang hanyut di aliran di Sungai Progo terus dilakukan dengan mengerahkan 3 SRU
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Proses pencarian terhadap Ariska Nur Bintoro (22) yang hanyut di aliran di Sungai Progo, tepatnya di Pedukuhan Temben, Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo terus dilakukan.
Upaya pencarian korban laka air itu dibagi menjadi 3 SRU.
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan SRU 1 bertugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih 1 kilometer (km) dari lokasi kejadian.
Selanjutnya, SRU 2 melakukan penyisiran menggunakan body rafting sejauh 1 km.
"Kemudian SRU 3, penyisiran di darat sekaligus mengerahkan alat aqua eye untuk mendeteksi korban di dasar sungai," kata Pipit saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (11/9/2022).
Ditemui di lokasi yang sama, Lurah Ngentakrejo, Sumardi, menjelaskan kronologi hanyutnya korban, sekitar pukul 07.20 WIB, korban didatangi tiga orang rekannya.
Biasanya memasuki musim penghujan, mereka pergi ke Sungai Progo untuk mencari ikan.
Selanjutnya, mereka berenang di sungai Progo sembari mencari ikan.
Awalnya, arus sungai belum besar. Beberapa waktu kemudian, aliran sungai tiba-tiba besar.
Derasnya aliran Sungai Progo diakibatkan oleh hujan deras yang melanda daerah setempat pada Minggu (11/9/2022) dini hari.
"Dua rekannya berhasil selamat. Namun, korban dan seorang rekannya lagi terbawa arus. Rekannya itu mau menolong korban namun tidak kuat menahan derasnya aliran sungai. Dia (rekan korban) bisa menyelamatkan diri tetapi korban tidak," terang Sumardi.
Selanjutnya, warga yang mengetahui kejadian itu menghubungi dirinya untuk meminta bantuan.
"Yang dilakukan warga tadi telp saya agar membantu mencarikan bantuan untuk pencarian kemudian ada dari Basarnas, Polsek, Polres dan relawan lainnya," kata Sumardi. (*)