Mengenal Kethak, Jajanan Tradisional khas Bantul dari Sisa Olahan Minyak Kelapa

Kethak merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari minyak kelapa bercita rasa manis, gurih legit.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Sulastri menunjukkan kethak buatannya, Jumat (9/9/2022) 

Akan ada pedagang yang datang ke rumahnya untuk membeli kethak-kethaknya untuk dijual kembali.

Baca juga: Jenang 9 Rasa Bu Jum, Jajanan Tradisional di Pasar Kranggan Incaran Wisatawan Luar Kota Yogyakarta

"Saya jual Rp 1000 satu butir. Beli Rp 10 ribu dapat sebelas. Biasanya laris saat puasa, bahkan sampai kurang-kurang," ungkapnya.  

Tak hanya pedagang yang membeli kethak buatan Sulastri, warga sekitar pun sering membeli secara langsung.

Satu di antaranya adalah Ninik Hartini (38) warga Tegallayang, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak.

Ia mengaku sering membeli kethak untuk camilan di rumah.

"Ini saya beli kethak, selain saya suka karena rasanya manis, gurih legit, ada teman saya yang nitip juga," ujarnya.

Menurut Ninik, saat ini susah mencari kethak.

Bahkan di pasar tradisional di sekitar rumahnya pun sudah jarang pedagang yang menjual kethak.

"Di pasar paling ada satu yang jual itupun dikirim dari sini, jadi saya mending langsung beli di sini," katanya lagi.( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved