Berita Kulon Progo Hari Ini
Perlintasan KA Teteg Wetan Stasiun Wates Bakal Ditutup Permanen untuk Kurangi Angka Kecelakaan
Jalur Perlintasan langsung (JPL) Kereta Api (KA) sisi timur atau sering disebut teteg wetan di Stasiun Wates, Kabupaten Kulon Progo bakal segera
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jalur Perlintasan langsung (JPL) Kereta Api (KA) sisi timur atau sering disebut teteg wetan di Stasiun Wates, Kabupaten Kulon Progo bakal segera ditutup secara permanen.
Penutupan secara permanen rencananya akan dilakukan pada 20 September mendatang.
Manajer Humas KAI Daop VI Yogyakarta, Franoto Wibowo mengatakan penutupan jalur sebidang KA di sisi timur demi keselamatan masyarakat atau pengguna jalan yang melintas.
Baca juga: Harga BBM Naik, Polres Klaten Salurkan 100 Paket Sembako ke Warga Terdampak
Sehingga bisa meminimalisir angka kecelakaan yang melibatkan KA dengan pengendara roda dua maupun empat.
Nantinya, pengguna jalan bisa melewati underpass kemiri yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) setempat. Jaraknya sekitar 600 meter dari teteg wetan.
"Sehingga untuk mencegah kecelakaan, kita tutup perlintasan sebidang teteg wetan atau JPL nomor 685," kata Franoto, Rabu (7/9/2022).
KAI telah berkoordinasi dengan stakeholder setempat terkait penutupan tersebut sejak lama.
"Kami sudah menjalin komunikasi intens dengan Dinas Perhubungan (Dishub). KAI siap berkolaborasi dengan pihak terkait untuk sosialisasi dan menyiapkan kebutuhan sarana prasarana (sarpras) seiring penutupan perlintasan sebidang di teteg wetan," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada pengguna jalan mulai 13 September atau sepekan sebelum penutupan permanen.
Baca juga: Akademi Optometri Yogyakarta Resmi Kantongi Izin Pendirian dari Kemendikbudristek
Siapkan Trial Management Lalu Lintas
Dishub Kulon Progo akan melakukan trial management lalu lintas untuk memastikan kesiapan penutupan perlintasan KA sisi timur di Stasiun Wates sebelum benar-benar ditutup permanen pada 20 September mendatang.
"Sebelum mulai ada penutupan akan ada trial management lalu lintasnya dulu selama kurang lebih 3 hari. Setelah itu sambil berjalan akan dievaluasi, apakah nantinya dapat benar-benar ditutup permanen," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo, Bowo Pristiyanto.
Menurutnya, penutupan perlintasan KA teteg wetan seiring tingginya mobilitas kereta yang melintas di jalur tersebut. Bukan hanya KA Bandara melainkan KA jarak jauh. (scp)