Berita Sleman Hari Ini

Harga BBM Naik, Belum Ada Kenaikan Tiket Wisata di Sleman

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid memastikan, retribusi wisata di Bumi Sembada yang dikelola Pemerintah belum ada perubahan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid memastikan, retribusi wisata di Bumi Sembada yang dikelola Pemerintah belum ada perubahan harga seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Namun demikian, bagi pelaku wisata terutama destinasi yang dikelola masyarakat jika ingin menaikkan harga tiket, Ia mengimbau agar tidak dilakukan secara signifikan. 

Baca juga: Sebanyak 95 Ribu Lebih KPM di Gunungkidul Jadi Penerima BLT BBM

"Kalau misalnya, itu ada penyesuaian (harga) kita harap tidak kemudian ekstrem karena bisa berdampak negatif. Boleh lah ada penyesuaian, karena pasar harus mengikuti seperti itu. Cuma saya berharap tidak ekstrim, sehingga berdampak negatif bagi pariwisata di Sleman," kata Ishadi, Rabu (7/9/2022). 

Ishadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menghitung seberapa besar dampak kenaikan BBM terhadap kunjungan wisata di Bumi Sembada.

Ia mengaku akan memantau trend perkembangannya dalam kurun waktu 1-2 bulan ke depan.

Apakah mengalami penurunan atau justru meningkat. 

Kendati retribusi wisata tidak mengalami kenaikan, pihaknya tidak memungkiri bahwa amenitas atau sarana diluar akomodasi wisata seperti Jip, restoran dan lainnya cenderung mengalami perubahan harga. Karena menyesuaikan harga pasar.

Misalnya saja, seperti Taman Wisata Breksi. Harga tiket masuk tetap sama. 

"Tapi Jip-nya, saya konfirmasi dengan teman Shiva Tour di Breksi, bahwa untuk Jip mungkin bulan depan naik," kata Ishadi.

Kenaikan harga berapa persen, Ia mengaku belum tahu karena rencana penyesuaian harganya baru akan  dilakukan bulan depan.

Ishadi berharap, penyesuaian harga di sektor wisata nantinya tidak berdampak pada angka kunjungan wisatawan di Sleman. 

Baca juga: Satlantas Polres Klaten Tilang 300 Sepeda Motor dengan Knalpot Brong

Sementara itu, Pengelola Taman Wisata Breksi Kholiq Widiyanto mengatakan, tiket masuk wisata Breksi masih tetap sama.

Tidak ada kenaikan harga. Begitu juga untuk sewa Jip Wisata di bulan September ini masih belum ada perubahan harga. 

"Kemungkinan di bulan Oktober baru akan kami bahas (perubahan harga)," kata Kholiq.

Pihkanya saat ini masih mempelajari dan mengevaluasi dulu kondisi pasar atau peminat jasa Jip wisata khusunya di wilayah Prambanan. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved