Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Minta Lurah di Bantul Sediakan 30 Persen dari DD untuk Atasi Inflasi Akibat Kenikan BBM

Bupati Bantul meminta para lurah agar pemerintahan desanya menyediakan anggaran sebesar 30 persen dari Dana Desa untuk atasi dampak kenaikan harga BBM

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat acara Monitoring Evaluasi Atas Pelunasan Pembayaran PBB-P2 Tahun 2022 di Gedung Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Rabu (7/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta para lurah agar pemerintahan desanya menyediakan anggaran sebesar 30 persen dari Dana Desa untuk membantu mengatasi dampak inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Bupati Halim: Pemkab Bantul Alokasikan 2 Persen DAU untuk Dana Kompensasi Masyarakat

Baca juga: Bupati Halim Siapkan Skema Bantuan Warga Bantul Akibat Naiknya Harga BBM

"Kepada para lurah, nanti kita teruskan instruksi pemerintah pusat itu, agar para lurah menyediakan maksimal 30 persen dari Dana Desa untuk ikut mengatasi dampak inflasi ini," ucap Bupati Abdul Halim Muslih saat acara Monitoring Evaluasi Atas Pelunasan Pembayaran PBB-P2 Tahun 2022 di Gedung Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Rabu (7/9/2022).

Abdul Halim Muslih menyatakan, bahwa adanya inflasi atau kenaikan harga kebutuhan sebagai dampak kenaikan harga BBM, beberapa hari lalu ini, merupakan sebuah kondisi yang harus dihadapi bersama, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun pemerintah desa.

Bupati Bantul menyebutkan, bahwa sebuah bencana ini memang harus kita hadapi bersama-sama. “Kita tak mungkin menyerahkan tanggung jawab ini kepada pemerintah pusa. Tetapi, kita yang ada di pemda, kelurahan memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama mengatasi dampak inflasi ini," tandas Halim.

Abdul Halim mengakui, kenaikan harga BBM ini mendorong kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lainnya.

"Itu hukum ekonomi yang tak mungkin kita hindarkan. Kita yang ada di daerah, termasuk kelurahan, agar segera mencari cara-cara bagaimana masyarakat yang paling terdampak, fakir miskin dan warga rentan terdampak ini bisa kita siapkan di antaranya dengan BLT," katanya. (ayu)
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat acara Monitoring Evaluasi Atas Pelunasan Pembayaran PBB-P2 Tahun 2022 di Gedung Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Rabu (7/9/2022).

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved