Berita Kriminal

Polisi Tembak Polisi Lagi, Aipda Rudi Datangi Rumah Aipda Ahmad & Tembak Dada Rekannya hingga Tewas

Datangi rumah rekannya, Aipda Rudi justru mengeluarkan pistol dan menembak Aipda Ahmad hingga meninggal dunia. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Ist via tribunnews.com
Ilustrasi Penembakan 

TRIBUNJOGJA.COM - Aipda Rudi Suryanto mendatangi rumah Aipda Ahmad Karnain di Lingkungan V, RT 02, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Di malam hari pukul 21.30 WIB kala itu, Aipda Rudi sempat mengajak rekan satu kantornya itu masuk rumah. 

Namun apa yang terjadi, Aipda Rudi justru mengeluarkan pistol dan menembak Aipda Ahmad hingga meninggal dunia. 

Kasus polisi tembak polisi ini dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Menurut Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Aipda Ahmad setelah tertembak sempat berusaha masuk rumah untuk mengambil pistol, namun ia lebih dulu tersungkur karena luka tembak di dada.

Sementara Aipda Rudi kabur menggunakan motor setelah menembak Aipda Ahmad malam itu. Kini Aipda Rudi telah diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Lampung Tengah.

Kasus polisi tembak polisi sebelumnya juga terjadi dalam rangkaian kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di rumah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Kasus ini masih dalam penanganan timsus Polri. 

Sementara, kasus polisi tembak polisi di Lampung Tengah yang melibatkan Aipda Rudi Suryanto dan korbannya Aipda Ahmad Karnain, diduga dilatari oleh motif dendam pribadi.

Tribun Jogja mengutip laporan kompas.com, disebutkan keduanya bertugas di tempat yang sama, yakni Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Aipda Rudi merupakan Pejabat Sementara (Ps) Kepala Unit (Kanit) Provos Kepolisian Sektor (Polsek) Way Pengubuan.

Sedangkan, Aipda Ahmad adalah anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Way Pengubuan.

Aipda Rudi menembak Aipda Ahmad pada Minggu (4/9/2022) sekitar pukul 21.30 WIB di depan rumah korban di Lingkungan V, RT 02, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, penembakan dilatarbelakangi dendam pribadi. "Pelaku Rudi merasa sakit hati karena korban menyampaikan hal yang pribadi di grup WhatsApp. Hingga (akhirnya) tadi malam, pelaku melintas di depan rumah korban," ujarnya, Senin (5/9/2022).

Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap pelaku, diketahui korban mempunyai riwayat perselisihan dengan Aipda Rudi.

"Kami lakukan pendalaman di lingkungan kerja dan keluarga korban, didapati korban punya hubungan yang tidak baik dengan pelaku," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved