Kebakaran Jakal

Hingga Agustus, Damkar Gunungkidul Sudah Tangani 21 Kasus Kebakaran

Kepala UPT PBK Gunungkidul, Suharyanta mengatakan ada 21 kejadian kebakaran yang ditangani oleh pihaknya selama periode Januari-Agustus 2022 ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Simulasi penanganan kebakaran yang dilakukan di LPKA Kelas II Yogyakarta, bekerjasama dengan UPT Pemadam Kebakaran BPBD Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Unit Pelaksana Teknis Penanggulangan Bahaya Kebakaran (UPT) PBK Kabupaten Gunungkidul mencatat ada puluhan kejadian kebakaran selama periode Januari-Agustus 2022.

Jumlah kejadian yang tercatat pun hampir mendekati total kejadian di 2021 silam.

Kepala UPT PBK Gunungkidul, Suharyanta mengatakan ada 21 kejadian kebakaran yang ditangani oleh pihaknya selama periode Januari-Agustus 2022 ini.

"Tidak ada korban jiwa, namun total nilai kerugiannya sekitar Rp 1,237 miliar," ungkapnya dihubungi pada Jumat (02/09/2022).

Menurut Suharyanta, sebagian besar kejadian berasal dari Kapanewon Wonosari dengan 8 kasus. Sedangkan sisanya menyebar di seluruh Gunungkidul.

Sedangkan untuk faktor penyebab, terbesar berasal dari tungku api atau perapian yang dinyalakan warga.

Total ada 11 kasus kebakaran yang disebabkan oleh faktor ini.

"Lainnya bervariasi, ada yang karena listrik hingga mobil," jelas Suharyanta.

Baca juga: Cerita Dedy Cahyono Putro, Korban Selamat Kebakaran di Jakal Km 4,5 yang Tewaskan Tiga Orang

Baca juga: Daftar Kontak Darurat Pemadam Kebakaran, Polisi, dan Rumah Sakit di DIY

Angka kasus kebakaran tahun ini pun hampir menyamai jumlah kasus di 2021 silam.

Pada 2021 lalu, total ada 25 kasus kebakaran yang ditangani oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungkidul.

Suharyanta pun berharap agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas dengan api.

Terutama selalu mengawasi saat api menyala, baik di tungku perapian dapur, bakaran sampah, hingga lilin.

"Pastikan juga api tersebut berada di lokasi yang aman dari benda-benda yang mudah terbakar," katanya.

Suharyanta pun memastikan timnya siap merespon langsung kejadian kebakaran yang dilaporkan masyarat. Warga pun bisa menghubungi nomor telepon 08112657113 untuk penanganan kebakaran. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved