Pertanda di Balik Leher Hitam: Bisa Jadi Kadar Gula Darah Tinggi, Diabetes, hingga Obesitas
Leher hitam ternyata bisa merupakan tanda gangguan hormon insulin, di mana masalah insulin kerap ditemui pada orang dengan kadar gula darah tinggi
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Leher hitam ternyata juga bisa menjadi pertanda buruk, terutama masalah kesehatan. Leher hitam ternyata bisa merupakan tanda seseorang mengalami gangguan hormon insulin, di mana masalah insulin kerap ditemui pada orang dengan kadar gula darah tinggi atau penderita Diabetes Mellitus (DM).
Beberapa penyakit seperti diabetes atau gula darah tinggi barangkali hanya sebagian tanda yang mungkin terjadi ketika orang mengalami leher hitam.
Leher hitam juga mengindikasikan sejumlah kondisi kesehatan lainnya.
Berikut beberapa kondisi kesehatan yang ditandai dengan leher hitam:
1. Kadar insulin tinggi
Penyebab leher hitam kebanyakan karena kadar hormon insulin yang tinggi.
Gangguan hormon yang berguna untuk memetabolisme gula darah ini rentan dialami orang dengan kadar gula darah tinggi, penderita diabetes, obesitas, dan sindrom ovarium polikistik, dilansir dari MedicalNewsToday.
2. Peradangan kulit
Penumpukan sel kulit mati, minyak, keringat berlebih, dan paparan bakteri di kulit sekitar belakang leher bisa menyebabkan peradangan.
Kondisi ini biasanya terjadi karena area kulit leher belakang jarang dibersihkan sampai kebiasaan membilas sabun saat mandi yang tidak tuntas.
3. Tanda penyakit kanker tertentu
Alasan lain kenapa leher hitam terkadang juga bisa jadi tanda penyakit kanker tertentu. Di antaranya kanker kelenjar getah bening, lambung, usus besar, dan hati.
4. Efek samping obat tertentu
Dikutip dari MayoClinic, penggunaan niasin dosis tinggi, pil KB, prednison, dan obat jenis kortikosteroid bisa memengaruhi keseimbangan hormon dan terkadang menyebabkan efek samping leher hitam.
5. Hiperpigmentasi bawaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/leher-pegel_20160909_193608.jpg)