Berita Bisnis Terkini

Acer Berkomitmen Dorong Perkembangan Esport di Indonesia

Acer akan gelar Predator League 2022 yang mempertandingkan DOTA 2 & Playerunknown’s Battlegrounds(PUBG) dengan prize pool senilai total Rp 6 Miliar.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Gaming Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana mengenalkan seri laptop gaming Acer terbaru di Yogyakarta, Jumat (26/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai wujud komitmen dukungan terhadap industri game, secara konsisten Acer juga menghadirkan inovasi terdepan dengan fitur unggulan melalui lini Predator Gaming.

Satu di antaranya ialah melalui turnamen eSports, Predator League 2022.

Mempertandingkan dua kategori game, yaitu DOTA 2 & Playerunknown’s Battlegrounds(PUBG), bakat-bakat terbaik atlet eSports di Indonesia akan memperebutkan prize pool senilai total Rp 6 Miliar.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Predator League 2022 kini terbuka untuk atlet individu tanpa tim.

Merealisasikan hal tersebut, Acer akan hadir di berbagai kampus di Jabodetabek, Bandung, Solo, dan Surabaya termasuk Yogyakarta, untuk mencari talenta muda yang akan berpartisipasi.

Baca juga: Acer Day 2022, Hadirkan Berbagai Promo dan Penawaran Menarik dan Ajakan Sayangi Bumi

Gaming Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana, tujuan dari digelarnya kegiatan tersebut yakni lantaran Acer ingin lebih memperluas dan mencari bibit potensial gamers yang ada di berbagai daerah.

Sebab, lanjut Andreas, jumlah gamers saat ini semakin banyak, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.

"Tapi kan kita nggak tahu kalau mereka nggak show off. Maka kami berkomitmen untuk mencari gamers potensial untuk kemudian dilatih agar lebih meningkat lagi kemampuannya. Mulai dari yang memang punya bakat atau yang awalnya dari hobi. Kami latih dan kami kasih tools-nya. Nanti akan kami siapkan pelatihnya, bahkan ahli nutrisi juga ada karena kadang gamers lupa waktu," ujar Andreas.

Selain itu, pelatih khusus juga disiapkan untuk meningkatkan kemampuan dimana mereka ditargetkan untuk mematangkan mentalitas gamers.

"Ketika ketemu gamers dari negara lain, kan mentalitas diuji, nggak cuma skill. Maka untuk bisa jadi juara, pemenang, mentalnya akan beda kalau dilatih," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved