Berita Klaten Hari Ini

9 Tahun Berlalu, Ratusan Tenaga Honorer di Klaten yang Lulus Tes Belum Diangkat sebagai CPNS

Nasib pilu harus dialami 296 tenaga honorer kategori 2 (K2) yang bertugas di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Ratusan Tenaga Honorer K2 Klaten didampingi kuasa hukum dari LBH Mawar Saron saat menggelar konferensi pers di Gedung Wanita Klaten, Jumat (19/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Nasib pilu harus dialami 296 tenaga honorer kategori 2 (K2) yang bertugas di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pasalnya, meski telah dinyatakan lulus tes CPNS pada tahun 2013 dan juga telah menang perkara pada tingkat Mahkamah Agung (MA), nyatanya hingga kini belum mengantongi Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai CPNS.

Sembilan tahun telah berlalu, kini ratusan tenaga honorer yang bertugas di sejumlah sekolah di Klaten itu ingin segera mendapatkan haknya.

Baca juga: Bangkitkan Memori Awal Kemerdekaan, Tetenger Markas Gerilya SWK 101 di Yogyakarta Direnovasi

Kuasa Hukum 296 guru honorer K2 dari LBH Mawar Saron, Andar Beniala Lumbanraja mengatakan jika pihaknya telah menemui dan berkirim surat kepada sejumlah pihak.

Mulai pemerintah daerah, provinsi hingga Badan Kepegawaian Daerah (BKN) agar 296 guru honorer K2 yang lulus tes CPNS tahun 2013 itu segera dilantik dan mendapatkan SK.

"Menurut hemat kami yang menjadi kendala sampai saat ini koordinasi antara pusat dan daerah, kami sudah melayangkan surat kepada Presiden, KemenPANRB dan Pengadilan juga untuk melaksanakan isi putusan," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Gedung Dharma Wanita Klaten, Jumat (19/8/2022).

Menurut Andar Beniala, sejumlah perwakilan tenaga honorer K2 yang lulus tes CPNS tahun 2013 itu sudah pernah mendatangi kantor BKN dan tidak mendapatkan kejelasan terkait kapan SK pengangkatan mereka sebagai CPNS di keluarkan.

"Rekan-rekan kami ini, para guru ini juga menyampaikan pernah datang ke BKN tapi yang disampaikan oknum pegawai disana ini tidak berlaku lagi, nah ini kan bikin bingung. Padahal putusan hakim itu harus dilakukan," katanya.

Dijelaskan Andar, pihaknya sudah melakukan koordinasi terbaru dengan berbagai pihak terkait dan diminta untuk terus bersabar menunggu.

Padahal ratusan tenaga honorer tersebut sudah bersabar menunggu sampai 9 tahun lamanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved