Bank BPD DIY

Bank BPD DIY Terbitkan ATM Affinity Card untuk 3600 Atlet Puslatda Pra Pon dan Porda DIY

Bank BPD DIY melaksanakan kerja sama dengan KONI DIY untuk mendukung kegiatan Porda DIY 2022 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sleman

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Hanif Suryo
Penandatanganan MoU dan PKS antara Bank BPD DIY dengan KONI DIY di Kantor KONI DIY, Selasa (16/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank BPD DIY bersama Komite Olahraga Nasional (KONI) DIY melaksanakan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dan PKS (perjanjian kerjasama) dalam hal pemanfaatan layanan perbankan.

Naskah MoU dan PKS ditandatangani oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bank BPD DIY, Santoso Rohmad dengan Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto di Kantor KONI DIY, Selasa (16/8/2022).

Santoso Rohmad dalam sambutannya berterimakasih kepada KONI DIY untuk lebih meningkatkan lagi ikatan kerjasama yang ada selama ini.

"Apabila keberhasilan atlet itu diukur dari keberhasilannya meraih medali, kalau perbankan tolok ukurnya ialah aset dan nasabahnya bertambah. Namun utamanya ialah perekonomian di DIY ini bisa tumbuh dan berkembang. Sesuai dengan kehadiran BPD DIY, turut serta Pemda dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi, menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap baik," kata Santoso Rohmad.

Lebih lanjut Santoso Rohmad menjelaskan, MoU yang ditandatangani dengan KONI DIY meliputi pembukaan rekening sekira 3600 atlet.

Melalui kerjasama tersebut, lanjut Santoso Rohmad, para atlet dapat memanfaatkan berbagai macam produk dan layanan perbankan yang dimiliki oleh Bank BPD DIY untuk mempermudah dan menunjang berbagai kegiatan khususnya dalam hal layanan perbankan.

"Dari 3600 atlet ini juga nantinya menciptakan sebuah ekosistem digital, sehingga uang itu tidak berpindah kemana-mana. Kalau dulu kan dari rekening, uang keluar dalam bentuk Rupiah tunai. Kalau sekarang, dari rekening ke rekening sehingga kemampuan bank itu dalam menyalurkan kepada nasabah kredit itu lebih meningkat lagi. Inilah salah satu kelebihan digitalisasi," papar Santoso Rochmad.

Baca juga: Bank BPD DIY Gelar Undian Tabungan Simpeda Artventure

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menyambut positif penandatanganan MoU serta PKS dengan Bank BPD DIY.

Pasalnya, lanjut Djoko Pekik, KONI DIY memiliki program yang begitu banyak mulai dari Puslatda Pra PON yang sudah dimulai sejak berakhirnya PON Papua 2021 lalu, menyongsong gelaran serupa di Aceh- Sumut pada 2024 mendatang.

"Di awal tahun 2023, kami juga akan terus melanjutkan program Puslatda Pra PON dalam cakupan yang lebih luas lagi. Jika Puslatda Pra PON sebelumnya hanya diikuti sekira 50-an atlet, nanti Januari 2023 bakal mencapai sekira 150 atlet," jelas Djoko Pekik.

"Kami pun berharap, pada Pra PON 2023 mendatang lebih banyak atlet DIY yang lolos. Sehingga pada PON Aceh- Sumut pada 2024 kontingen DIY bisa membawa atlet paling tidak dua kali lebih banyak dibanding PON Papua," tambahnya.

Diakui Djoko Pekik, gelaran PON Papua 2021 lalu cukup berat dan membutuhkan biaya yang cukup mahal.

"Tentu besar harapan kami DIY bisa lebih berhasil lagi di PON Aceh- Sumut 2024, mengembalikan kembali posisi ke 10 besar," harap Djoko Pekik. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved