Berita Klaten Hari Ini

1.508 Rumah Tidak Layak Huni di Klaten Ditargetkan Kena Rehab di Tahun 2022

Ribuan rumah tidak layak huni di wilayah Klaten tersebut bakal diperbaiki dengan menggunakan berbagai anggaran

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masuk dalam radar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk diperbaiki.

Ribuan rumah tidak layak huni tersebut bakal diperbaiki dengan menggunakan berbagai anggaran mulai APBD Klaten, bantuan provinsi, pemerintah pusat hingga pihak swasta melalui dana corporate social responsibility (CSR).

"Rehab rumah tidak layak huni atau RTLH di Klaten pada tahun ini ditarget 1.508 rumah yang tersebar di berbagai desa," ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Disperakim) Klaten, Pramana Agus Wijanarka saat TribunJogja.com temui, Selasa (16/8/2022).

Menurut dia, ribuan bantuan rehab rumah itu berasal dari BSPS atau pemerintah pusat yang menyasar sebanyak 662 rumah.

Kemudian dari KBMKB sebanyak 35 rumah, Pemprov Jawa Tengah sekitar 200 rumah dan dari anggaran APBD Klaten sebanyak 525 rumah.

"Kalau dari CSR, pemerintah desa dan lainnya kalau ditotal ya sekitar 1.508 rumah itu," ungkapnya.

Ia menjelaskan, besaran bantuan untuk rehab rumah tersebut tidak sama atau berbeda sesuai dengan asal bantuan yang akan disalurkan.

"Beda-beda, kalau dari DAK pusat atau BSPS pusat itu beda, ada yang bangun baru dan bantuan Rp20 juta," katanya.

Adapun bantuan RTLH Provinsi dan Kabupaten anggarannya sekitar Rp12,5 juta per rumah.

Adapun untuk rumah yang bangun baru, kata dia, bakal dilakukan di beberapa RTLH yang ada di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan.

"Itu ada 14 rumah, by name by address. Ini usulan desa dan penentuannya dari pusat,"  imbuhnya.

Ia mengatakan, berdasarkan data tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Klaten mencatay sebanyak 18.011 rumah yang butuh tidak layak huni di Klaten.

"Ini kondisinya beragam, ada yang berlantai tanah, kontruksi atas rusak, atau berdinding bambu dan lainnya," aku dia.

Sebelumnya, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan jika dirinya telah menargetkan  minimal sekitar 1.200 RTLH di daerah yang ia pimpin bisa direhab pada tahun 2022 ini.

Ia pun berharap bantuan dan dukungan dari berbagai pihak untuk menyelesaikan rehab RTLH tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved