Serie A
AC MILAN 4-2 Udinese: Stefano Pioli Geram Kebobolan Cepat tapi Puji Rebic, Brahim & De Ketelaere
Pioli geram dengan fokus pemain AC Milan dan strategi bertahan Rossoneri yang mudah kebobolan dari skema tendangan pojok.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Di babak 1, Udinese langsung membuat kejutan pada menit ke-2.
Operan Gerard Deulofeu berbuah gol setelah dimaksimalkan oleh rekannya, Rodrigo Becao.
Namun, gol itu langsung dibalas oleh The Hernandez sembilan menit kemudian.
Itu berawal dari Brandon Soppy yang melanggar Calabria di dalam kotak penalti pada menit ke-7.
Sebelumnya, wasit sempat ragu memberikan penalti sehingga dia butuh bantuan VAR untuk memastikannya.
Theo Hernandez yang turun sebagai eksekutor berhasil mengecoh kiper Marco Silvestri. Skor menjadi imbang 1-1.
AC Milan kemudian berbalik unggul empat menit kemudian atau pada menit ke-15.
Kali ini skema permainan terbuka nan manis diperagakan oleh Rossoneri. Brahim Diaz mengirim bola ke Davide Calabria yang berada di sisi kanan penyerangan.
Calabria melanjutkannya dengan umpan setinggi perut ke depan gawang. Tanpa kontrol, sepakan kaki kanan Ante Rebic tak bisa dihalau oleh kiper lawan.
Skor berubah 2-1 pada menit ke-15.
Udinese kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada injury time babak pertama berkat sundulan Adam Masina.
Masina memanfaatkan umpan Roberto Pereyra dari sisi kanan penyerangan mereka.
Babak 2 Belum semenit penuh berjalan, Brahim Diaz membuat San Siro bergemuruh.
Sepakan kaki kirinya di dalam kotak penalti berujung gol.
AC Milan kembali memimpin 3-2. Setelah itu, Rossoneri terus mengurung Udinese di daerah pertahanan tim tamu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pada-laga-perdana-Liga-Itali-Serie-a-AC-berhasil-menang-4-2-dari-Udinese-di-San-Siro.jpg)